Telah menceritakan kepada kami {Utsman bin Muhammad} telah berkata Abdullah dan saya mendengarnya dari Utsman ia berkata, Telah menceritakan kepada kami {Jarir bin Abdul Hamid} dari {Mutharrif} dari {Abu Al Jahm} dari {Al Baraa` bin ‘Azib} bahwa Nabi saw. pernah mengutus beberapa orang untuk membunuh seorang laki-laki yang menikahi isteri bapaknya (sepeninggalnya).
Telah menceritakan kepada kami {Harun bin Ma’ruf} berkata Abdullah dan saya menduga bahwa saya telah mendengarnya darinya, ia berkata, Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Wahb} telah menceritakan kepadaku {Jarir bin Hazim} ia berkata, saya mendengar {Abu Ishaq Al Hamdani} berkata, telah menceritakan kepadaku {Abdurrahman bin Ausajah} dari {Al Baraa` bin ‘Azib} ia berkata; (Ketika hendak menunaikan shalat) Rasulullah saw. mendatangi kami dan mengusap pundak dan dada-dada kami seraya bersabda: “Janganlah shaf-shaf kalian itu tidak beraturan, hingga hati-hati kalian pun berselisih. Sesungguhnya Allah dan para Malaikat-Nya bershalawat atas mereka yang berada di shaf awal atau shaf-shaf awal.”
Telah menceritakan kepada kami {‘Affan} Telah menceritakan kepada kami {Sulaiman bin Al Mughirah} Telah menceritakan kepada kami {Humaid bin Hilal} Telah menceritakan kepada kami {Yunus} dari {Al Baraa`} ia berkata; Kami pernah bersama Rasulullah saw. dalam suatu perjalanan. Kemudian kami mendatangi satu sumur yang sedikit sekali airnya. Lalu enam orang dari kami dan saya adalah yang ketujuh atau tujuh orang dan saya yang kedelapan dari mereka, turun ke dalam sumur. Dan kami pun diberi ember, sementara Rasulullah saw. berada di tepi sumur. Lalu saya kami mengisikan air ke dalam ember itu hingga setengahnya, atau hampir sepertiganya. Ember itu kemudian diangkatkan kepada Rasulullah saw. Al Baraa` berkata; Saya hampir saja mengeluarkan tempat airku, apakah saya mendapatkan air untuk membasahi tenggorokanku, namun saya tidak mendapat air. Kemudian beliau memasukkan tangannya ke dalamnya dan membacakan sekehendak Allah. Kemudian ember itu dikembalikan lagi kepada kami beserta isinya. Dan sungguh saat itu, orang yang terakhir dari kami telah mengeluarkan bajunya karena khawatir tenggelam. Kemudian air sumur itu mengalir. Dan sekali waktu Affan berkata; “Rahbatal Gharaq (khawatir tenggelam).”
Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazaq} Telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} dari {Ashim} dari {Asy Sya’bi} dari {Al Baraa` bin ‘Azib} ia berkata; Pada hari Khaibar, Rasulullah saw. telah melarang untuk memakan daging himar yang jinak meskipun telah masak.
Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazaq} telah mengabarkan kepada kami {Sufyan} dari {Al A’masy} dari {Abu dhuha} dari {Al Baraa` bin ‘Azib} ia berkata; Ketika Ibrahim putra Nabi saw. meninggal sedangkan usianya saat itu baru enam belas bulan. Maka beliau bersabda: “Makamkanlah ia di Baqi’, dan sungguh, baginya telah ada orang yang akan menyempurnakan penyusuannya di dalam surga.”
Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazaq} Telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Al A’masy} dari {Al Minhal} dari {Zadzan} dari {Al Baraa` bin ‘Azib} ia berkata; Kami pernah keluar bersama Rasulullah saw. saat mengantar jenazah, lalu kami mendapati kubur yang belum dibuatkan lahad, maka beliau kemudian duduk dan kami pun ikut duduk.
Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazaq} Telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} dari {Asy’ats} dari {Adi bin Tsabit} dari {Yazid bin Al Baraa`} dari {bapaknya} ia berkata; Pamanku menemuiku, sementara ia sedang membawa (simbol perang, pent), maka saya pun bertanya, “Kemana kamu akan pergi?” ia menjawab, “Rasulullah saw. mengutusku untuk menemui seorang laki-laki yang menikahi isteri bapaknya sepeninggalnya, dan beliau memerintahkanku untuk menebas lehernya.”
Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Zakaria} Telah menceritakan kepada kami {Abu Ya’qub Ats Tsaqafi} telah menceritakan kepadaku {Yunus bin Ubaid} mantan budaknya Muhammad bin Al Qasim, ia berkata; Muhammad bin Al Qasim mengutusku untuk menemui {Al Baraa` bin Azib} agar menanyakan padanya tentang bendera Rasulullah saw., seperti apakah bentuknya. Maka ia pun menjawab: “Warnanya adalah hitam, berbentuk persegi panjang dan terbuat dari kain wol.”
Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Adam} Telah menceritakan kepada kami {Abul Ahwash} dari {Manshur} dari {Asy Sya’bi} dari {Al Baraa` bin ‘Azib} ia berkata; Rasulullah saw. berkhutbah kepada kami setelah Nahr (Idul Adlha) setelah shalat.
Telah menceritakan kepada kami {Yazid} ia berkata, telah mengabarkan kepada kami {Zakaria} dari {Abu Ishaq} dari {Al Baraa` bin ‘Azib} ia berkata; Rasulullah saw. melakukan umrah sebelum berhaji. Kemudian Aisyah berkata, “Ia telah mengetahui, bahwa beliau melakukan umrah sebanyak empat kali, dan hanya satu umrah yang Rasulullah saw. ikutsertakan bersama hajinya.”