Musnad Ahmad

×

مسند أحمد

Musnad Ahmad

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17897

Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah

Bab : Hadits Al Barra’ bin ‘Azib ra.

حَدَّثَنَا يَحْيَى وَحُسَيْنٌ قَالَا حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اعْتَمَرَ فِي ذِي الْقَعْدَةِ

Telah menceritakan kepada kami {Yahya} dan {Husain} keduanya berkata, Telah menceritakan kepada kami {Isra`il} dari {Abu Ishaq} dari Al Baraa` bahwa Rasulullah saw. melaksanakan umrah pada bulan Dzul Qa’dah.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17898

Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah

Bab : Hadits Al Barra’ bin ‘Azib ra.

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَن الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِحَسَّانَ بْنِ ثَابِتٍ اهْجُ الْمُشْرِكِينَ فَإِنَّ رُوحَ الْقُدُسِ مَعَكَ

Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Adam} Telah menceritakan kepada kami {Isra`il} dari {Abu Ishaq} dari {Al Baraa` bin ‘Azib} ia berkata; Rasulullah saw. bersabda kepada Hasan bin Tsabit: “Cacilah kaum musyrikin itu (dengan sya’irmu) karena ruh kudus besertamu.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17899

Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah

Bab : Hadits Al Barra’ bin ‘Azib ra.

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ حَدَّثَنَا عَمَّارُ بْنُ رُزَيْقٍ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَن عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْسَجَةَ عَن الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍيَشْهَدُ بِهِ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى الصُّفُوفِ الْأُوَلِ

Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Adam} Telah menceritakan kepada kami {Ammar bin Ruzaiq} dari {Abu Ishaq} dari {Abdurrahman bin Ausajah} dari {Al Baraa` bin ‘Azib} ia menyaksikannya Nabi saw. bersabda: “Sesungguhnya Allah dan para Malaikat-Nya bershalawat atas mereka yang berada di shaf depan.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17900

Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah

Bab : Hadits Al Barra’ bin ‘Azib ra.

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَن أَشْعَثَ بْنِ أَبِي الشَّعْثَاءِ عَن مُعَاوِيَةَ بْنِ سُوَيْدِ بْنِ مُقَرِّنٍ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَأَمَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِسَبْعٍ وَنَهَانَا عَنْ سَبْعٍ أَمَرَنَا بِعِيَادَةِ الْمَرِيضِ وَاتِّبَاعِ الْجَنَائِزِ وَإِجَابَةِ الدَّاعِي وَإِفْشَاءِ السَّلَامِ وَتَشْمِيتِ الْعَاطِسِ وَإِبْرَارِ الْقَسَمِ وَنَصْرِ الْمَظْلُومِ وَنَهَانَا عَنْ خَوَاتِيمِ الذَّهَبِ وَآنِيَةِ الْفِضَّةِ وَالْحَرِيرِ وَالدِّيبَاجِ وَالْإِسْتَبْرَقِ وَالْمَيَاثِرِ الْحُمْرِ وَالْقَسِّيِّحَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ عُمَرُ بْنُ سَعْدٍ عَن سُفْيَانَ مِثْلَهُ وَلَمْ يَذْكُرْ فِيهِ إِفْشَاءَ السَّلَامِ وَقَالَ نَهَانَا عَنْ آنِيَةِ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ

Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Adam} Telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Asy’ats bin Abusy Sya’tsa`} dari {Mu’awiyah bin Suwaid bin Muqarrin} dari {Al Baraa` bin ‘Azib} ia berkata; Rasulullah saw. memerintahkan kami tujuh perkara dan juga melarang tujuh perkara. Beliau memerintahkan untuk mengunjungi orang sakit, mengantar jenazah, memenuhi undangan, menyebarkan salam, mendo’akan orang yang bersin, menunaikan janji, dan menolong orang yang terzhalimi. Kemudian beliau melarang untuk memakai cincin emas, minum menggunakan bejana yang terbuat dari emas dan perak, mengenakan Ad Diibaaj (sejenis pakaian yang dilapisi sutera), kain sutera, Istabraq (sejenis kain yang dilapisi sutera), Al Qassi (pakaian yang bergaris-garis dengan sulaman sutera), dan mengenakan pelana dari kain sutera. Telah menceritakan kepada kami {Abu Dawud Umar bin Sa’ad} dari {Sufyan} semisalnya. Namun ia tidak menyebutkan di dalamnya; “Menyebarkan salam.” dan ia berkata; “Beliau melarang kami untuk memakai bejana yang terbuat dari emas dan perak.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17901

Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah

Bab : Hadits Al Barra’ bin ‘Azib ra.

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ عَيَّاشٍ وَعَمَّارُ بْنُ رُزَيْقٍ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَن عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْسَجَةَ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى الصُّفُوفِ الْأُوَلِ

Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Adam} Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakr bin ‘Ayyasy} dan {Ammar bin Ruzaiq} dari {Abu Ishaq} dari {Abdurrahman bin Ausajah} dari {Al Baraa` bin ‘Azib} ia berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Allah dan para Malaikat-Nya bershalawat atas mereka yang berada di shaf-shaf awal.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17902

Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah

Bab : Hadits Al Barra’ bin ‘Azib ra.

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ وَأَبُو أَحْمَدَ قَالَا حَدَّثَنَا عِيسَى بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْبَجَلِيُّ مِنْ بَنِي بَجْلَةَ مِنْ بَنِي سُلَيْمٍ عَن طَلْحَةَ قَالَ أَبُو أَحْمَدَ حَدَّثَنَا طَلْحَةُ بْنُ مُصَرِّفٍ عَن عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْسَجَةَ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَجَاءَ أَعْرَابِيٌّ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ عَلِّمْنِي عَمَلًا يُدْخِلُنِي الْجَنَّةَ فَقَالَ لَئِنْ كُنْتَ أَقْصَرْتَ الْخُطْبَةَ لَقَدْ أَعْرَضْتَ الْمَسْأَلَةَ أَعْتِقْ النَّسَمَةَ وَفُكَّ الرَّقَبَةَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَوَلَيْسَتَا بِوَاحِدَةٍ قَالَ لَا إِنَّ عِتْقَ النَّسَمَةِ أَنْ تَفَرَّدَ بِعِتْقِهَا وَفَكَّ الرَّقَبَةِ أَنْ تُعِينَ فِي عِتْقِهَا وَالْمِنْحَةُ الْوَكُوفُ وَالْفَيْءُ عَلَى ذِي الرَّحِمِ الظَّالِمِ فَإِنْ لَمْ تُطِقْ ذَلِكَ فَأَطْعِمْ الْجَائِعَ وَاسْقِ الظَّمْآنَ وَأْمُرْ بِالْمَعْرُوفِ وَانْهَ عَنْ الْمُنْكَرِ فَإِنْ لَمْ تُطِقْ ذَلِكَ فَكُفَّ لِسَانَكَ إِلَّا مِنْ الْخَيْرِ

Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Adam} dan {Abu Ahmad} keduanya berkata, Telah menceritakan kepada kami {Isa bin Abdurrahman Al Bajali} dari Bani Bajlah dari Bani Sulaim, dari {Thalhah} -dalam riwayat lain- Abu Ahmad berkata, Telah menceritakan kepada kami Thalhah bin Musharrif dari {Abdurrahman bin Ausajah} dari {Al Baraa` bin ‘Azib} ia berkata; Seorang Arab baduwi mendatangi Nabi saw. dan berkata, “Wahai Rasulullah, ajarkanlah kepadaku suatu amalan yang dapat memasukkanku ke dalam surga.” Maka Rasulullah saw. asulullah bersabda: “Jika kamu meringkas materi khutbah, maka sungguh, kamu telah memaparkan masalah. Karena itu, bebaskanlah satu jiwa dan merdekakan-lah satu budak.” Laki-laki itu bertanya, “Wahai Rasulullah, bukankah hal itu satu?” beliau menjawab: “Tidak, An Nasamah (membebaskan satu jiwa) berarti kamu sendiri yang membebaskanya. Sedangkan Fakku Ar Raqabah (memerdekakan budak) adalah kamu menolong budak tersebut dalam memerdekakan dirinya. Dan memberi tanah untuk dicocok tanami, atau kambing agar di peras susunya, atau memberi harta Fai` (harta yang dirampas dari musuh tanpa melalui peperangan) kepada kerabat yang zhalim. Jika kamu tidak mampu melakukannya, maka berilah makan orang yang lapar dan berikanlah minum kepada orang yang kehausan, menyuruh kepada kebaikan serta mencegah kemungkaran. Dan jika kamu tidak mampu juga, maka tahanlah lisanmu, kecuali untuk mengatakan kebaikan.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17903

Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah

Bab : Hadits Al Barra’ bin ‘Azib ra.

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَن أَبِي إِسْحَاقَ قَالَ سَمِعْتُ الْبَرَاءَ بْنَ عَازِبٍ يَقُولُلَمَّا نَزَلَتْ هَذِهِ الْآيَةُ{ وَفَضَّلَ اللَّهُ الْمُجَاهِدِينَ عَلَى الْقَاعِدِينَ أَجْرًا عَظِيمًا }أَتَاهُ ابْنُ أُمِّ مَكْتُومٍ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا تَأْمُرُنِي إِنِّي ضَرِيرُ الْبَصَرِ قَالَ فَنَزَلَتْ{ غَيْرُ أُولِي الضَّرَرِ }قَالَ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ائْتُونِي بِالْكَتِفِ وَالدَّوَاةِ أَوْ اللَّوْحِ وَالدَّوَاةِ

Telah menceritakan kepada kami {Waki’} Telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Abu Ishaq} ia berkata, saya mendengar {Al Baraa` bin ‘Azib} berkata; Ketika turun ayat: “Allah melebihkan orang-orang yang berjihad dengan harta dan jiwanya atas orang-orang yang duduk (tidak berperang) satu derajat.” (QS. Annisa’; 95). Ibnu Ummi Maktum mendatangi Rasulullah saw. dan berkata, “Wahai Rasulullah, apa tuan perintahkan padaku? Sesungguhnya saya adalah seorang yang buta.” Al Baraa` berkata; Maka turunlah ayat, “GHAIRU ULIDL DLARAR (Selain mereka yang mempunyai udzur).” (QS. Annisa’; 95). Kemudian Nabi saw. bersabda: “Ambilkanlah untukku sebongkah tulang dan tinta, atau lembaran dan tinta.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17904

Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah

Bab : Hadits Al Barra’ bin ‘Azib ra.

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَن أَبِيهِ وَعَلِيِّ بْنِ صَالِحٍ عَن أَشْعَثَ بْنِ سُلَيْمٍ عَن مُعَاوِيَةَ بْنِ سُوَيْدِ بْنِ مُقَرِّنٍ قَالَ أَبِي وَعَبْدُ الرَّحْمَنِ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَن أَشْعَثَ بْنِ سُلَيْمٍ قَالَ سَمِعْتُ مُعَاوِيَةَ بْنَ سُوَيْدٍ عَن الْبَرَاءِ قَالَأَمَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِسَبْعٍ وَنَهَانَا عَنْ سَبْعٍ أَمَرَنَا بِعِيَادَةِ الْمَرِيضِ وَاتِّبَاعِ الْجَنَائِزِ وَتَشْمِيتِ الْعَاطِسِ وَرَدِّ السَّلَامِ وَإِجَابَةِ الدَّاعِي وَنَصْرِ الْمَظْلُومِ وَإِبْرَارِ الْمُقْسِمِ وَنَهَانَا عَنْ آنِيَةِ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَالتَّخَتُّمِ بِالذَّهَبِ وَلُبْسِ الْحَرِيرِ وَالدِّيبَاجِ وَالْقَسِّيِّ وَالْمَيَاثِرِ الْحُمْرِ وَالْإِسْتَبْرَقِوَلَمْ يَذْكُرْ عَبْدُ الرَّحْمَنِ آنِيَةَ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ

Telah menceritakan kepada kami {Waki’} dari {bapaknya} dan {Ali bin Shalih} dari {Asy’ats bin Sulaim} dari {Mu’awiyah bin Suwaid bin Muqarrin} -bapakku berkata- dan {Abdurrahman} ia berkata, Telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Asy’ats bin Sulaim} ia berkata, saya mendengar {Mu’awiyah bin Suwaid} dari {Al Baraa`} ia berkata; Rasulullah saw. memerintahkan kami tujuh perkara dan juga melarang dari tujuh perkara. Beliau memerintahkan untuk mengunjungi orang sakit, mengantar jenazah, mendo’akan orang yang bersin, membalas salam, memenuhi undangan, menolong orang yang terzhalimi dan menunaikan janji. Kemudian beliau melarang untuk memakai cincin emas, minum menggunakan bejana yang terbuat dari emas dan perak, mengenakan Ad Diibaaj (sejenis pakaian yang dilapisi sutera), kain sutera, Istabraq (sejenis kain yang dilapisi sutera), Al Qassi (pakaian yang bergaris-garis dengan sulaman sutera), dan mengenakan pelana dari kain sutera. Abdurrahman tidak menyebutkan “Bejana yang terbuat dari emas dan perak.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17905

Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah

Bab : Hadits Al Barra’ bin ‘Azib ra.

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ عَدِيِّ بْنِ ثَابِتٍ عَنِ الْبَرَاءِأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِحَسَّانَ هَاجِهِمْ أَوْ اهْجُهُمْ فَإِنَّ جِبْرِيلَ مَعَكَ

Telah menceritakan kepada kami {Waki’} dari {Syu’bah} dari {Adi bin Tsabit} dari {Al Baraa`} bahwa Nabi saw. bersabda kepada Hasan: “Cacilah musuh (dengan sya’irmu), sesungguhnya Jibril bersamamu.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17906

Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah

Bab : Hadits Al Barra’ bin ‘Azib ra.

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَن سُفْيَانَ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَن الْبَرَاءِأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِرَجُلٍ إِذَا أَوَيْتَ إِلَى فِرَاشِكَ فَقُلْ اللَّهُمَّ أَسْلَمْتُ وَجْهِي إِلَيْكَ وَأَلْجَأْتُ ظَهْرِي إِلَيْكَ وَفَوَّضْتُ أَمْرِي إِلَيْكَ رَغْبَةً وَرَهْبَةً إِلَيْكَ لَا مَلْجَأَ وَلَا مَنْجَا إِلَّا إِلَيْكَ آمَنْتُ بِكِتَابِكَ الَّذِي أَنْزَلْتَ وَبِنَبِيِّكَ الَّذِي أَرْسَلْتَ فَإِنْ مُتَّ مُتَّ عَلَى الْفِطْرَةِ وَإِنْ أَصْبَحْتَ أَصْبَحْتَ وَقَدْ أَصَبْتَ خَيْرًا

Telah menceritakan kepada kami {Waki’} dari {Sufyan} dari {Abu Ishaq} dari {Al Baraa`} bahwa Nabi saw. bersabda kepada seorang laki-laki: “Jika kamu ingin tidur, maka bacalah: ‘ALLAHUMMA ASLAMTU WAJHII ILAIKA WA ALJA`TU ZHAHRII ILAIKA WA FAWWADLTU AMRII ILAIKA RAGHBATAN WA RAHBATAN ILAIKA WA LAA MALJA`A WA LAA MANJA MINKA ILLAA ILAIKA `AAMANTU BIKITAABIKA ALLADZII ANZALTA WA NABIYYIKAL LADZI ARSALTA (Ya Allah, aku hadapkan wajahku kepada-Mu, aku sandarkan punggungku kepada-Mu, aku menyerahkan urusanku kepada-Mu, karena berharap (mendapatkan rahmat-Mu) dan takut (pada siksa-Mu, bila melakukan kesalahan). Tidak ada tempat perlindungan dan penyelamatan dari ancaman-Mu, kecuali kepada-Mu. Aku beriman pada kitab yang telah Engkau turunkan, dan (kebenaran) Nabi-Mu yang telah Engkau utus).’ Jika kamu meninggal pada malaml itu, maka kamu meninggal dalam keadaan memegang fithrah (agama Islam). Dan jika kamu memasuki waktu pagi, maka kamu akan memasukinya dengan kebaikan.”