Musnad Ahmad

×

مسند أحمد

Musnad Ahmad

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17887

Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah

Bab : Hadits Al Barra’ bin ‘Azib ra.

حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا دَاوُدُ وَابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَن دَاوُدَ الْمَعْنَى عَن عَامِرٍ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ خَطَبَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لَا يَذْبَحَنَّ أَحَدٌ قَبْلَ أَنْ نُصَلِّيَ فَقَامَ إِلَيْهِ خَالِي وَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ هَذَا يَوْمٌ اللَّحْمُ فِيهِ كَثِيرٌ قَالَ ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ مَكْرُوهٌ وَإِنِّي ذَبَحْتُ نُسُكِي قَبْلُ لِيَأْكُلَ أَهْلِي وَجِيرَانِي وَعِنْدِي عَنَاقُ لَبَنٍ خَيْرٌ مِنْ شَاتَيْ لَحْمٍ فَأَذْبَحُهَا قَالَ نَعَمْ وَلَا تُجْزِئُ جَذَعَةٌ عَنْ أَحَدٍ بَعْدَكَ وَهِيَ خَيْرُ نَسِيكَتَيْكَ

Telah menceritakan kepada kami {Yazid} telah mengabarkan kepada kami {Dawud} dan {Ibnu Abu Adi} dari {Dawud} secara makna, dari {Amir} dari {Al Baraa` bin ‘Azib} bahwa Nabi saw. Ibnu Adi Abu Adi berkata; Rasulullah saw. berkhutbah kepada kami, dan beliau bersabda: “Jangan sekali-kali seorang pun dari kalian menyembelih sebelum kita selesai shalat.” maka pamanku berdiri mendekati beliau dan berkata, “Wahai Rasulullah, hari ini merupakan hari yang di dalamnya banyak daging.” Ibnu Abu Adi berkata; Makruh (yang dibenci). dan sebelumnya saya telah menyembelih Nusuk milikku, sebagai makanan unuk keluarga dan tetanggaku. Saya juga memiliki anak kambing kacang yang lebih baik daripada dua kambing, bolehkan saya menyembelihnya?” beliau menjawab: “Ya. Dan anak kambing itu tidak akan dapat mengganti dari binatang kurban seorang pun setelahmu. Dan ia adalah hewan kurbanmu yang terbaik.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17888

Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah

Bab : Hadits Al Barra’ bin ‘Azib ra.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ قَالَكَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَرَادَ أَنْ يَنَامَ وَضَعَ خَدَّهُ عَلَى يَدِهِ الْيُمْنَى وَقَالَ رَبِّ قِنِي عَذَابَكَ يَوْمَ تَبْعَثُ عِبَادَكَ

Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazaq} Telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Abu Ishaq} dari {Al Baraa`} ia berkata: Jika Nabi saw. ingin tidur, maka beliau meletakkan pipinya di atas tangan kanannya dan membaca: “ALLAHUMMA QINII ‘ADZAABAKA YAUMA TAB’ATSU IBAADAKA (Ya Allah, peliharalah aku dari siksa-Mu pada hari Engkau bangkitkan hamba-Mu).”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17889

Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah

Bab : Hadits Al Barra’ bin ‘Azib ra.

حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَن الرَّبِيعِ بْنِ الْبَرَاءِ عَن أَبِيهِعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ كَانَ إِذَا رَجَعَ مِنْ سَفَرٍ قَالَ آيِبُونَ تَائِبُونَ عَابِدُونَ لِرَبِّنَا حَامِدُونَ

Telah menceritakan kepada kami {Yazid} telah mengabarkan kepada kami {Syu’bah} dari {Abu Ishaq} dari {Ar Rabi’ bin Al Baraa`} dari {bapaknya} dari Nabi saw. bahwasanya; Jika beliau kembali dari bepergian, maka beliau membaca: “AAYIBUUNA TAAIBUUNA ‘AABIDUUNA LIRABBINAA HAAMIDUUN (Kami kembali dengan bertaubat, beribadah dan memuji kepada Rabb kami).”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17890

Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah

Bab : Hadits Al Barra’ bin ‘Azib ra.

حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ أَخْبَرَنَا شَرِيكُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَاسْتَصْغَرَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَا وَابْنَ عُمَرَ فَرُدِدْنَا يَوْمَ بَدْرٍ

Telah menceritakan kepada kami {Yazid} telah mengabarkan kepada kami {Syu’bah} telah mengabarkan kepada kami {Syarik bin Abdullah} dari {Abu Ishaq} dari {Al Baraa` bin ‘Azib} ia berkata: “Rasulullah saw. menganggap aku dan Ibnu Umar masih kecil (untuk mengikuti perang, pent) lalu kami pun disuruh kembali pada saat perang Badar.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17891

Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah

Bab : Hadits Al Barra’ bin ‘Azib ra.

حَدَّثَنَا عَبْدَةُ بْنُ سُلَيْمَانَ الْكِلَابِيُّ حَدَّثَنَا مِسْعَرٌ عَنِ الْحَكَمِ عَن عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنِ الْبَرَاءِ قَالَكَانَ رُكُوعُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقِيَامُهُ بَعْدَ الرُّكُوعِ وَجُلُوسُهُ بَيْنَ السَّجْدَتَيْنِ لَا نَدْرِي أَيَّهُ أَفْضَلَ

Telah menceritakan kepada kami {Abdah bin Sulaiman Al Kilabi} Telah menceritakan kepada kami {Mis’ar} dari {Al Hakam} dari {Abdurrahman bin Abu Laila} dari {Al Baraa`} ia berkata; Ruku’ Rasulullah saw. dan berdirinya setelah ruku’, serta duduk diantara dua sujudnya, kami tidak tahu manakah yang lebih panjang.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17892

Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah

Bab : Hadits Al Barra’ bin ‘Azib ra.

حَدَّثَنَا حُجَيْنٌ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَن الْبَرَاءِ قَالَاعْتَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي ذِي الْقَعْدَةِ فَأَبَى أَهْلُ مَكَّةَ أَنْ يَدْعُوهُ يَدْخُلُ مَكَّةَ حَتَّى قَاضَاهُمْ عَلَى أَنْ يُقِيمَ بِهَا ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ فَلَمَّا كَتَبُوا الْكِتَابَ كَتَبُوا هَذَا مَا قَاضَى عَلَيْهِ مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللَّهِ قَالُوا لَا نُقِرُّ بِهَذَا لَوْ نَعْلَمُ أَنَّكَ رَسُولُ اللَّهِ مَا مَنَعْنَاكَ شَيْئًا وَلَكِنْ أَنْتَ مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ أَنَا رَسُولُ اللَّهِ وَأَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ لِعَلِيٍّ امْحُ رَسُولُ اللَّهِ قَالَ وَاللَّهِ لَا أَمْحُوكَ أَبَدًا فَأَخَذَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْكِتَابَ وَلَيْسَ يُحْسِنُ أَنْ يَكْتُبَ فَكَتَبَ مَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ هَذَا مَا قَاضَى عَلَيْهِ مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ أَنْ لَا يُدْخِلَ مَكَّةَ السِّلَاحَ إِلَّا السَّيْفَ فِي الْقِرَابِ وَلَا يَخْرُجَ مِنْ أَهْلِهَا أَحَدٌ إِلَّا مَنْ أَرَادَ أَنْ يَتَّبِعَهُ وَلَا يَمْنَعَ أَحَدًا مِنْ أَصْحَابِهِ أَنْ يُقِيمَ بِهَا فَلَمَّا دَخَلَهَا وَمَضَى الْأَجَلُ أَتَوْا عَلِيًّا فَقَالُوا قُلْ لِصَاحِبِكَ فَلْيَخْرُجْ عَنَّا فَقَدْ مَضَى الْأَجَلُ فَخَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَو حَدَّثَنَاه أَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ أَخْبَرَنَا إِسْرَائِيلُ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَن الْبَرَاءِ قَالَ اعْتَمَرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي ذِي الْقَعْدَةِ فَذَكَرَ مَعْنَاهُ وَقَالَ أَنْ لَا يُدْخِلَ مَكَّةَ السِّلَاحَ وَلَا يَخْرُجَ مِنْ أَهْلِهَا

Telah menceritakan kepada kami {Hujain} Telah menceritakan kepada kami {Isra`il} dari {Abu Ishaq} dari {Al Baraa`} ia berkata; Rasulullah saw. ingin melakukan Umrah pada bulan Dzul Qa’dah, namun penduduk Ka’bah menghalanginya untuk memasuki Makkah, hingga mereka pun memutuskan bahwa beliau boleh bermukim di Makkah selama tiga hari. Dan ketika kaum muslimin menulis surat perjanjian itu, maka mereka pun menulis, “Ini adalah perjanjian yang disepakati Muhammad Rasulullah.” Mereka (orang-orang Quraisy) Berkata, “Kalian jangan menetapkannya seperti ini. Seandaikan kami mengetahui bahwa kamu adalah Rasulullah, niscaya kami tidak akan menghalangimu sedikitpun. Akan tetapi, kamu adalah Muhammad bin Abdullah.” Beliau bersabda: “Saya adalah Rasulullah dan saya juga Muhammad bin Abdullah.” Dan beliau berkata kepada Ali: “Hapuslah kata, ‘Rasulullah.'” Ali berkata, “Demi Allah, saya tidak akan menghapusmu selama-lamanya.” Lalu Nabi saw. mengambil kitab perjanjian itu -sedang beliau tidak pandai menulis- dan beliau pun mencoret tulisan Rasulullah dan menulis, “Ini adalah perjanjian yang disepakati Muhammad bin Abdullah, ia tidak akan memasuki Makkah dengan membawa senjata kecuali pedang yang terbungkus dalam sarungnya. Tidak boleh seorang pun dari penduduk Makkah untuk keluar kecuali bagi siapa yang ingin mengikuti beliau saw. Kemudian penduduk Makkah tidak boleh melarang seorang pun dari para sahabatnya untuk bermukim di Makkah.” Dan ketika beliau memasukinya, dan kemudian waktu yang ditentukan pun telah habis, mereka pun mendatangi Ali dan berkata, “Katakanlah kepada sahabatmu, hendaklah ia keluar dari daerah kami, waktu yang ditentukan telah habis.” Maka Rasulullah saw. pun keluar. Dan Telah menceritakan kepada kami {Aswad bin Amir} telah mengabarkan kepada kami {Isra`il} dari {Abu Ishaq} dari {Al Baraa`} ia berkata; Rasulullah saw. ingin melakukan Umrah pada bulan Dzul Qa’dah. Lalu ia pun menyebutkan maknanya. Dan ia berkata; “Agar ia tidak memasuki Makkah dengan membawa senjata, dan tidak pula penduduk Makkah keluar bersama mereka.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17893

Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah

Bab : Hadits Al Barra’ bin ‘Azib ra.

حَدَّثَنَا حُجَيْنٌ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ قَالَبَيْنَمَا رَجُلٌ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي وَفَرَسٌ لَهُ حِصَانٌ مَرْبُوطٌ فِي الدَّارِ فَجَعَلَ يَنْفِرُ فَخَرَجَ الرَّجُلُ فَنَظَرَ فَلَمْ يَرَ شَيْئًا وَجَعَلَ يَنْفِرُ فَلَمَّا أَصْبَحَ ذَكَرَ ذَلِكَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ تِلْكَ السَّكِينَةُ نَزَلَتْ بِالْقُرْآنِ

Telah menceritakan kepada kami {Hujain} Telah menceritakan kepada kami {Isra`il} dari {Abu Ishaq} dari {Al Baraa`} ia berkata; Ketika salah seorang dari sahabat Nabi saw. shalat sementara kuda miliknya yang terikat di dalam rumah lari, ia pun keluar dan melihat ke sekelilingnya, namun ia tidak melihat sesuatu, namun kuda itu tetap lari (karena terkejut). Dan pada pagi harinya, la menuturkan hal itu kepada Nabi saw., maka beliau bersabda: “Itu adalah As Sakinah (ketenangan dan ketenteraman) yang turun untuk Al Qur`an.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17894

Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah

Bab : Hadits Al Barra’ bin ‘Azib ra.

حَدَّثَنَا حُجَيْنٌ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ قَالَآخِرُ سُورَةٍ نَزَلَتْ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَامِلَةً بَرَاءَةُ وَآخِرُ آيَةٍ نَزَلَتْ خَاتِمَةُ سُورَةِ النِّسَاءِ{ يَسْتَفْتُونَكَ }إِلَى آخِرِ السُّورَةِ

Telah menceritakan kepada kami {Hujain} Telah menceritakan kepada kami {Isra`il} dari {Abu Ishaq} dari {Al Baraa`} ia berkata; Surat yang terakhir kali turun kepada Nabi saw. secara keseluruhan adalah surat At Taubah. sedangkan ayat yang terakhir kali turun adalah akhir dari surat An Nisa’.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17895

Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah

Bab : Hadits Al Barra’ bin ‘Azib ra.

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ حَدَّثَنَا مِسْعَرٌ عَن عَدِيِّ بْنِ ثَابِتٍ عَن الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَقَرَأَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْعِشَاءِ وَالتِّينِ وَالزَّيْتُونِ فَلَمْ أَسْمَعْ أَحْسَنَ صَوْتًا وَلَا أَحْسَنَ صَلَاةً مِنْهُ

Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Adam} Telah menceritakan kepada kami {Mis’ar} dari {Adi bin Tsabit} dari {Al Baraa` bin ‘Azib} ia berkata; Pada saat shalat Isya Rasulullah saw. pernah membaca: “AT TIIN WAZ ZAITUUN.” Dan saya belum pernah mendengar suara yang lebih merdu dan tidak pula shalat yang lebih baik daripada suara dan shalat beliau.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17896

Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah

Bab : Hadits Al Barra’ bin ‘Azib ra.

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ وَحُسَيْنٌ قَالَا حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى الصَّفِّ الْمُقَدَّمِ

Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Adam} dan {Husain} keduanya berkata, Telah menceritakan kepada kami {Isra`il} dari {Abu Ishaq} dari {Al Baraa`} ia berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya Allah dan para Malaikat-Nya bershalawat atas mereka yang berada di shaf depan.”