Telah menceritakan kepada kami {Mu’awiyah bin Amr} Telah menceritakan kepada kami {Za`idah} Telah menceritakan kepada kami {Bayan} dari {Qais} dari {Jarir} ia berkata; “Nabi saw. tidak pernah melarangku untuk menemuinya semenjak aku memeluk Islam, dan tidak pula beliau melihatku selain beliau menebarkan senyum.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 18384
Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah
Bab : Dan dari Hadits Jarir bin Abdullah dari Nabi saw.
Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ubaid} telah menceritakan kepadaku {Isma’il} dari {Qais} dari {Jarir bin Abdullah} ia berkata; “Rasulullah saw. tidak pernah menghlangiku untuk menemuinya semenjak aku memluk Islam, dan tidak pula beliau melihatku selain dengan keadaan tersenyum di hadapan wajahku.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 18385
Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah
Bab : Dan dari Hadits Jarir bin Abdullah dari Nabi saw.
Telah menceritakan kepada kami {Abu Qathn} telah menceritakan kepadaku {Yunus} dari {Mughirah bin Syibl} mengatakan, {Jarir} mengatakan, ketika aku mendekati Madinah, aku derumkan hewan tungganganku, kulepaskan orang kepercayaanku dan aku pakai kemeja dan celanaku, kemudian aku masuk. Tak tahunya Rasulullah saw. sedang menyampaikan pidato sehingga para sahabat menatapku dengan tajam. Aku katakan kepada kawan dudukku ‘Wahai Abdullah, Rasulullah saw. apa menyebut-nyebutku?”Iya” Jawabnya. Tadi rasul menyebut-nyebut namamu dengan sebutan-sebutan terbaiknya. Ketika beliau menyampaikan khutbahnya, dalam khutbahnya beliau menyela “Akan menemui kalian dari pintu ini sebaik-baik orang yang mendapatkan barakah, selain di wajahnya ada ciri-ciri malaikat. Kata Jarir, maka aku memuji Allah ‘azza wajalla atas segala pujian yang kutemui. Kata Abu Quthn, lantas aku katakan kepada Yunus ‘Engkau mendengarnya dari Jarir ataukah engkau mendengar dari Mughirah bin Syibl?. Kata Yunus ‘Benar, dari Mughirah. Telah menceritakan kepada kami {Abu Na’im} Telah menceritakan kepada kami {Yunus} dari {Al Mughirah bin Syibl bin Auf} dari {Jarir bin Abdullah} mengatakan, ketika aku mendekati Madinah, aku derumkan hewan tungganganku, kemudian kulepaskan orang kepercayaanku, kemudian kupakai kemeja dan celanaku. Katanya, lalu aku temui Rasulullah saw. yang beliau ketika itu menyampaikan pidato, aku ucapkan salam kepada nabi saw. sehingga orang-orang menatapku dengan tajam, maka kukatakan kepada teman dudukku? Apakah rasulullah saw. menyebut-nyebut beritaku? Lantas ia menyebutkan semisal.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 18386
Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah
Bab : Dan dari Hadits Jarir bin Abdullah dari Nabi saw.
Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazaq} telah mengabarkan kepada kami {Sufyan} dari {Al A’masy} dari {Abu Wa`il} dari {Jarir} bahwa saat ia berbai’at kepada Nabi saw., maka ia pun berjanji atasnya, agar ia tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apa pun. Kemudian agar selalu mendirikan shalat, membayar zakat, selalu berbakti kepada setiap orang muslim dan berlepas diri dari orang musyrik.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 18387
Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah
Bab : Dan dari Hadits Jarir bin Abdullah dari Nabi saw.
Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazaq} telah mengabarkan kepada kami {Ma’mar} dari {Qatadah} dari {Humaid bin Hilal} dari {Jarir bin Abdullah Al Bajali} bahwa seorang laki-laki dari Anshar mendatangi Nabi saw. dengan membawa bejana yang terbuat dari emas dan memenuhi jari-jari tangannya, ia pun berkata, “(Saya infakkan bejana) ini di jalan Allah ‘azza wajalla.” Maka berdirilah Abu Bakar Radliallahu Ta’ala ‘Anhu dan ia pun memberikan (hartanya di jalan Allah). Setelah itu, berdirilah Umar radliallahu ‘anhu, dan mereka pun menyerahkan (hartanya di jalan Allah), dan ia juga menyerahkan (hartanya di jalan Allah). Kemudian kaum Muhajirin ikut berdiri, dan memberikan (harta bendanya di jalan Allah). Akhirnya wajah Rasulullah saw. tampak bercahaya, hingga saya melihat cahaya itu di bagian atas pipinya. Kemudian beliau pun bersabda: “Barangsiapa yang memulai kebiasaan yang baik dalam Islam, lalu kebaikan itu pun diamalkan setelahnya, maka baginya adalah pahala seperti pahala mereka yang mengerjakannya tanpa mengurangi dari pahala mereka sedikit pun. Sedangkan, siapa yang memulai kebiasaan buruk dalam Islam, lalu keburukan itu pun diamalkan setelahnya, maka akan dibebankan atasnya dosa seperti dosa mereka yang melakukannya tanpa mengurangi sedikit pun dari dosa mereka.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 18388
Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah
Bab : Dan dari Hadits Jarir bin Abdullah dari Nabi saw.
Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Zakariya} ia adalah Ibnu Abu Za`idah, Telah menceritakan kepada kami {Abu Hayyan At Taimi} dari {Adl Dhahak} pamannya Al Mundzir, dari {Mundzir bin Jarir} dari {Jarir bin Abdullah} ia berkata; saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Tidaklah boleh seseorang mengambil barang yang hilang lalu menggabungkan dengan hartanya, kecuali orang yang kehilangan.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 18389
Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah
Bab : Dan dari Hadits Jarir bin Abdullah dari Nabi saw.
Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Zakariya} Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abu Khalid} dari {Qais} dari {Jarir bin Abdullah} bahwa Nabi saw. mengutusnya ke Dzul Khalashah. Kemudian ia pun menghancurkan dan membakarnya, lalu ia mengirim utusan bernama Busyair kepada Rasulullah saw. untuk memberi kabar gembira.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 18390
Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah
Bab : Dan dari Hadits Jarir bin Abdullah dari Nabi saw.
Telah menceritakan kepada kami {Abu Ahmad} ia adalah Az Zubairi, Telah menceritakan kepada kami {Syarik} ia adalah Ibnu Abdullah, dari {Abu Ishaq} dari {Amir} dari {Jarir} ia berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya, saudara kalian An Najasyi, telah meninggal, karena itu, mintakanlah ampunan untuknya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 18391
Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah
Bab : Dan dari Hadits Jarir bin Abdullah dari Nabi saw.
Telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Harun} telah mengabarkan kepada kami {Dawud} dari {Amir} dari {Jarir bin Abdullah} ia berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Jadikanlah amil (penarik zakat) kalian pulang dalam keadaan ridha.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 18392
Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah
Bab : Dan dari Hadits Jarir bin Abdullah dari Nabi saw.
Telah menceritakan kepada kami {Yazid} telah mengabarkan kepada kami {Isma’il} dari {Qais} ia berkata, {Jarir} berkata; Rasulullah saw. bersabda kepadaku: “Tidak sebaiknyakah kamu menjadikanku bisa istirahat dari mengatasi Dzul Khalashah, yaitu sebuah rumah di Khats’am, yang diberi nama Ka’bah Yamaniyyah?” Maka saya pun berangkat berjihad ke sana bersama seratus tujuh puluh pasukan berkuda dari Ahmas. Kata jarir, ia mendatanginya dan membakarnya dengan api. Lalu Jarir mengutus pemberi kabar gembira kepada Rasulullah saw., dan berkata, “Demi Dzat yang telah mengutusmu dengan membawa kebenaran, saya tidaklah mendatangi Anda, hingga saya meninggalkannya dalam keadaan seperti Unta yang lagi kudisan.” Maka Rasulullah saw. pun mendo’akan barakah atas kuda suku Ahmas beserta pasukannya hingga lima kali.