Musnad Ahmad

×

مسند أحمد

Musnad Ahmad

Musnad Ahmad | Hadits No. : 18909

Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah

Bab : Hadits Abu Musa Al Asy’ari ra.

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ قَالَ ثَنَا شُعْبَةُ عَن زِيَادِ بْنِ عِلَاقَةَ قَالَ حَدَّثَنِي رَجُلٌ مِنْ قَوْمِي قَالَ شُعْبَةُ قَدْ كُنْتُ أَحْفَظُ اسْمَهُ قَالَكُنَّا عَلَى بَابِ عُثْمَانَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ نَنْتَظِرُ الْإِذْنَ عَلَيْهِ فَسَمِعْتُ أَبَا مُوسَى الْأَشْعَرِيَّ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَنَاءُ أُمَّتِي بِالطَّعْنِ وَالطَّاعُونِ قَالَ فَقُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ هَذَا الطَّعْنُ قَدْ عَرَفْنَاهُ فَمَا الطَّاعُونُ قَالَ طَعْنُ أَعْدَائِكُمْ مِنْ الْجِنِّ وَفِي كُلٍّ شَهَادَةٌقَالَ زِيَادٌ فَلَمْ أَرْضَ بِقَوْلِهِ فَسَأَلْتُ سَيِّدَ الْحَيِّ وَكَانَ مَعَهُمْ فَقَالَ صَدَقَ حَدَّثَنَاهُ أَبُو مُوسَى حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَبِي بُكَيْرٍ قَالَ ثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّهْشَلِيُّ قَالَ ثَنَا زِيَادُ بْنُ عِلَاقَةَ عَن أُسَامَةَ بْنِ شَرِيكٍ قَالَ خَرَجْنَا فِي بِضْعَ عَشْرَةَ مِنْ بَنِي ثَعْلَبَةَ فَإِذَا نَحْنُ بِأَبِي مُوسَى فَإِذَا هُوَ يُحَدِّثُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ اللَّهُمَّ اجْعَلْ فَنَاءَ أُمَّتِي فِي الطَّاعُونِ فَذَكَرَهُ

Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far}, ia berkata; “Telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Ziyad bin ‘Ilaqah} berkata, “Telah menceritakan kepadaku {seorang pemuda} dari kaumku, -Syu’bah berkata; “Sungguh aku telah menjaga namanya- ia berkata; “Kami menemui Utsman ra. menunggu izin darinya, lalu aku mendengar {Abu Musa Al Asy’ari} mengatakan bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Kebinasaan umatku ada pada tha’n tikaman dan tha’un wabah.” Ia (Abu Musa) berkata; kami bertanya; “Wahai Rasulullah, tikaman (pembunuhan) kami telah mengetahuinya, lalu apa yang disebut dengan Tha’un? Rasulullah bersabda: “Yaitu tikaman dari musuh-musuh kalian dari golongan jin dan keduanya adalah dihitung kesyahidan.” Ziyad berkata; “Maka aku belum rela dengan perkataannya, lalu aku tanyakan pada Sayyid Al Hayyi sedang ia bersama mereka, maka ia berkata membenarkannya. Abu Musa telah menceritakannya pada kami. Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Abu Bukair} berkata; telah menceritakan kepada kami {Abu Bakar An Nahsyaly} berkata; telah bercerita pada kami {Ziyad bin ‘Ilaqah} dari {Usamah bin Syarik} berkata; “Kami pergi bersama beberapa puluh orang dari Bani Tsa’labah sedang bersamaku ada Abu Musa dan ia sedang menyebutkan sebuah hadits dari Rasulullah saw. bahwa beliau bersabda: “Ya Allah, jadikanlah kebinasaan umatku dengan tikaman(pembunuhan) dan wabah.” Lalu ia menyebutkan hadits tersebut.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 18910

Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah

Bab : Hadits Abu Musa Al Asy’ari ra.

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ قَالَ ثَنَا عَاصِمٌ الْأَحْوَلُ عَن أَبِي عُثْمَانَ النَّهْدِيِّ عَن أَبِي مُوسَى قَالَكُنَّا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَفَرٍ قَالَ فَأَهْبَطَنَا وَهْدَةً مِنْ الْأَرْضِ قَالَ فَرَفَعَ النَّاسُ أَصْوَاتَهُمْ بِالتَّكْبِيرِ فَقَالَ أَيُّهَا النَّاسُ ارْبَعُوا عَلَى أَنْفُسِكُمْ فَإِنَّكُمْ لَا تَدْعُونَ أَصَمَّ وَلَا غَائِبًا إِنَّكُمْ تَدْعُونَ سَمِيعًا قَرِيبًا قَالَ ثُمَّ دَعَانِي وَكُنْتُ مِنْهُ قَرِيبًا فَقَالَ يَا عَبْدَ اللَّهِ بْنَ قَيْسٍ أَلَا أَدُلُّكَ عَلَى كَلِمَةٍ مِنْ كَنْزِ الْجَنَّةِ قَالَ قُلْتُ بَلَى قَالَ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ

Telah menceritakan kepada kami {Abu Mu’awiyah}, telah menceritakan kepada kami {‘Ashim Al `Ahwal} dari {Abu Utsman An-Nahdy} dari {Abu Musa} berkata; Suatu ketika kami bersama nabi dalam satu perjalanan, lalu ia melanjutkan; “Lalu kami berhenti di satu lembah, kemudian manusia meneriakkan takbir dengan keras dan Rasulullah bersabda: “Kecilkanlah volume suara kalian, karena kalian tidak memohon pada yang tuli lagi jauh, tapi kalian memohon kepada Dzat Yang Maha mendengar lagi Maha dekat.” Kemudian ia melanjutkan; lalu beliau memanggilku dan waktu itu posisiku dekat dengan beliau dan bersabda: “Wahai ‘Abdullah bin Qais maukah aku tunjukkan padamu suatu kalimat yang menjadi tabungan besar di surga?.” Ia berkata; “aku jawab; ya.” Maka beliau bersabda: “Laa haula walaa Quwwata illa billahi (Tiada daya upaya dan kekuatan kecuali dari Allah).”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 18911

Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah

Bab : Hadits Abu Musa Al Asy’ari ra.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ الْحَدَّادُ قَالَ ثَنَا يُونُسُ عَن أَبِي بُرْدَةَ عَن أَبِي مُوسَىأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا نِكَاحَ إِلَّا بِوَلِيٍّ

Telah menceritakan kepada kami {‘Abdul Wahid Al Haddad}; telah menceritakan kepada kami {Yunus} dari {Abu Burdah} dari {Abu Musa} bahwa sesungguhnya nabi saw. bersabda: “Tidak sah pernikahan kecuali dengan seorang wali.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 18912

Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah

Bab : Hadits Abu Musa Al Asy’ari ra.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ وَرَوْحُ بْنُ عُبَادَةَ قَالَا ثَنَا ثَابِتُ بْنُ عُمَارَةَ عَن غُنَيْمِ بْنِ قَيْسٍ عَن أَبِي مُوسَى الْأَشْعَرِيِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ رَوْحٌ قَالَ سَمِعْتُ غُنَيْمًا قَالَ سَمِعْتُ أَبَا مُوسَى يَقُولُقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّمَا امْرَأَةٍ اسْتَعْطَرَتْ ثُمَّ مَرَّتْ عَلَى الْقَوْمِ لِيَجِدُوا رِيحَهَا فَهِيَ زَانِيَةٌ

Telah menceritakan kepada kami {‘Abdul Wahid Al Haddad} dan {Rauh bin ‘Ubadah} keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami {Tsabit bin Umarah} dari {Ghunaim bin Qais} dari {Abu Musa Al’Asy’ary} berkata; Rasulullah saw. bersabda, Rauh berkata; aku mendengar dari Ghunaim telah mengatakan; aku mendengar Abu Musa Al’Asy’ary berkata, Nabi saw. telah bersabda: “Mana saja dari seorang wanita yang memakai wewangian kemudian ia melewati sekelompok kaum agar mereka mendapatkan baunya, maka ia adalah pezina.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 18913

Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah

Bab : Hadits Abu Musa Al Asy’ari ra.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ وَرَوْحٌ قَالَا ثَنَا ثَابِتُ بْنُ عُمَارَةَ عَن غُنَيْمِ بْنِ قَيْسٍ عَن أَبِي مُوسَى قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ رَوْحٌ سَمِعْتُ غُنَيْمًا قَالَ سَمِعْتُ أَبَا مُوسَى قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كُلُّ عَيْنٍ زَانِيَةٌ

Telah menceritakan kepada kami {‘Abdul Wahid} dan {Rauh} keduanya berkata, telah menceritakan kepada kami {Tsabit bin Umarah} dari {Ghunaim bin Qais} dari {Abu Musa} berkata, Nabi saw. telah bersabda, Rauh berkata; aku mendengar dari Ghunaim telah mengatakan; aku mendengar Abu Musa Al’Asy’ary berkata, Rasulullah saw. bersabda: “Setiap mata ada zinanya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 18914

Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah

Bab : Hadits Abu Musa Al Asy’ari ra.

حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ قَالَ أَخْبَرَنَا سُلَيْمَانُ يَعْنِي التَّيْمِيَّ عَن أَبِي السَّلِيلِ عَن زَهْدَمٍ عَن أَبِي مُوسَى قَالَأَتَيْنَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَسْتَحْمِلُهُ فَقَالَ لَا وَاللَّهِ لَا أَحْمِلُكُمْ فَلَمَّا رَجَعْنَا أَرْسَلَ إِلَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِثَلَاثِ ذَوْدٍ بُقْعِ الذُّرَى قَالَ فَقُلْتُ حَلَفَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ لَا يَحْمِلَنَا ثُمَّ حَمَلَنَا فَأَتَيْنَاهُ فَقُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّكَ حَلَفْتَ أَنْ لَا تَحْمِلَنَا فَحَمَلْتَنَا فَقَالَ لَمْ أَحْمِلْكُمْ وَلَكِنَّ اللَّهَ حَمَلَكُمْ وَاللَّهِ لَا أَحْلِفُ عَلَى يَمِينٍ فَأَرَى غَيْرَهَا خَيْرًا مِنْهَا إِلَّا أَتَيْتُهُأَبُو السَّلِيلِ ضُرَيْبُ بْنُ نُقَيْرٍ

Telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Harun}, telah mengkabarkan kepada kami {Sulaiman} yaitu At Taimy dari {Abu As Saliil} dari {Zahdam} dari {Abu Musa} berkata; “Kami mendatangi Rasulullah saw. dan kami meminta beliau untuk menyediakan kendaraan untuk kami.” Lalu beliau bersabda: “Tidak, demi Allah. Aku tidak bisa menyediakan kendaraan untuk kalian.” Maka ketika kami kembali beliau membawakan tiga dzaud unta yang punuknya putih. Abu Musa berkata; aku berkata; “Rasulullah saw. telah berjanji tidak menyediakan kendaraan untuk kami tapi kemudian beliau memberi kendaraan untuk kami, maka aku mendatangi beliau dan bertanya; “Wahai Rasulullah, sungguh engkau telah berjanji tidak akan menyediakan kendaraan kami, tapi kemudian engkau menyediakan kendaraan untuk kami.” Maka beliau bersabda: “Aku bukan yang menyediakan kendaraan tapi Allah yang menyediakannya, demi Allah, tidaklah aku bersumpah, lalu aku melihat selainnya lebih baik, niscaya aku kulakukan (yang lebih baik) tersebut. Abu As Saliil yang dimaksud ialah Dhuraib bin Nuqair.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 18915

Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah

Bab : Hadits Abu Musa Al Asy’ari ra.

حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونٍَ قَالَ أَخْبَرَنَا دَاوُدُ عَن أَبِي نَضْرَةَ عَن أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَاسْتَأْذَنَ أَبُو مُوسَى عَلَى عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ ثَلَاثًا فَلَمْ يُؤْذَنْ لَهُ فَرَجَعَ فَلَقِيَهُ عُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ فَقَالَ مَا شَأْنُكَ رَجَعْتَ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ اسْتَأْذَنَ ثَلَاثًا فَلَمْ يُؤْذَنْ لَهُ فَلْيَرْجِعْفَقَالَ لَتَأْتِيَنَّ عَلَى هَذِهِ بِبَيِّنَةٍ أَوْ لَأَفْعَلَنَّ وَلَأَفْعَلَنَّ فَأَتَى مَجْلِسَ قَوْمِهِ فَنَاشَدَهُمْ اللَّهَ تَعَالَى فَقُلْتُ أَنَا مَعَكَ فَشَهِدُوا لَهُ فَخَلَّى سَبِيلَهُ

Telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Harun}, telah mengkabarkan kepada kami {Dawud} dari {Abu Nadhrah} dari {Abu Sa’id Al Khudzri} ia berkata; {Abu Musa} meminta izin kepada Umar ra. sebanyak tiga kali dan belum diizinkannya, ia pun pulang kemudian bertemu Umar Radhiyallahu’anhu. Maka Umar bertanya; “Ada apa gerangan, mengapa engkau pulang?.” Lalu ia berkata; “Aku telah mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Barang siapa yang meminta izin sebanyak tiga kali dan tidak diizinkan, hendaklah ia pulang.” Maka Umar berkata; “Sekarang engkau harus mendatangkan bukti, atau aku akan berbuat untukmu!.” Lalu ia Umar mendatangi perkumpulan rakyatnya dan memanggil mereka disertai sumpah kepada Allah Ta’ala. Kemudian aku katakan; “Aku bersamamu.” Maka seluruh yang hadir memberikan kesaksian dan Umar pun melepaskannya.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 18916

Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah

Bab : Hadits Abu Musa Al Asy’ari ra.

حَدَّثَنَا يَزِيدُ قَالَ أَخْبَرَنَا سَعِيدٌ عَن قَتَادَةَ عَن الْحَسَنِ عَن أَبِي مُوسَىعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا الْمُسْلِمَانِ تَوَاجَهَا بِسَيْفَيْهِمَا فَقَتَلَ أَحَدُهُمَا صَاحِبَهُ فَهُمَا فِي النَّارِ قِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ هَذَا الْقَاتِلُ مَا بَالُ الْمَقْتُولِ قَالَ إِنَّهُ أَرَادَ قَتْلَ صَاحِبِهِ

Telah menceritakan kepada kami {Yazid}, ia berkata; telah mengkabarkan kepada kami {Sa’id} dari {Qatadah} dari {Al Hasan} dari {Abu Musa} dari Nabi saw. bersabda: “Apabila dua orang muslim bertemu dan saling mengacungkan pedangnya lalu seorang diantara keduanya berhasil membunuh saudaranya maka keduanya masuk neraka.” Dikatakan pada Rasulullah; “Kalau yang membunuh sudah maklum, tapi apa dosa yang terbunuh?.” Beliau bersabda: “Karena sungguh ia juga bermaksud membunuh saudaranya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 18917

Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah

Bab : Hadits Abu Musa Al Asy’ari ra.

حَدَّثَنَا يَزِيدُ قَالَ أَخْبَرَنَا الْمَسْعُودِيُّ عَن سَعِيدِ بْنِ أَبِي بُرْدَةَ عَن أَبِيهِ عَن جَدِّهِ أَبِي مُوسَى قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ أُمَّتِي أُمَّةٌ مَرْحُومَةٌ لَيْسَ عَلَيْهَا فِي الْآخِرَةِ عَذَابٌ إِلَّا عَذَابُهَا فِي الدُّنْيَا الْقَتْلُ وَالْبَلَاءُ وَالزَّلَازِلُ

Telah menceritakan kepada kami {Yazid}, ia berkata; telah mengkabarkan kepada kami {Al Mas’udy} dari {Sa’id bin Abu Burdah} dari {Bapaknya} dari {kakeknya, Abu Musa} berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya umatku adalah umat yang dikasihi, mereka tidak akan disiksa di akhirat kecuali siksaan yang ada di dunia berupa pembunuhan, ujian dan guncangan-guncangan.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 18918

Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah

Bab : Hadits Abu Musa Al Asy’ari ra.

حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونٍَ قَالَ أَخْبَرَنَا الْعَوَّامُ وَمُحَمَّدُ بْنُ يَزِيدَ الْمَعْنَى قَالَ ثَنَا الْعَوَّامُ قَالَ حَدَّثَنِي إِبْرَاهِيمُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ السَّكْسَكِيُّ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا بُرْدَةَ بْنَ أَبِي مُوسَى وَهُوَ يَقُولُ لِيَزِيدَ بْنِ أَبِي كَبْشَةَ وَاصْطَحَبَا فِي سَفَرٍ فَكَانَ يَزِيدُ يَصُومُ فِي السَّفَرِ فَقَالَ لَهُ أَبُو بُرْدَةَ سَمِعْتُ أَبَا مُوسَى مِرَارًا يَقُولُسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ الْعَبْدَ الْمُسْلِمَ إِذَا مَرِضَ أَوْ سَافَرَ كُتِبَ لَهُ مِنْ الْأَجْرِ كَمَا كَانَ يَعْمَلُ مُقِيمًا صَحِيحًا قَالَ مُحَمَّدٌ يَعْنِي ابْنَ يَزِيدَ كَتَبَ اللَّهُ مِثْلَ مَا كَانَ يَعْمَلُ مُقِيمًا صَحِيحًا

Telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Harun}, ia berkata; telah mengkabarkan kepada kami {Al’Awwam} dan {Muhammad bin Yazid} secara makna, berkata; telah menceritakan kepada kami {Al’Awwam} berkata; telah menceritakan padaku {Ibrahim bin Isma’il As Saksaky} berkata; Aku mendengar Abu Burdah bin Abu Musa ketika ia mengatakan pada Yazid bin Abi Kabsyah sewaktu keduanya melakukan perjalanan bersama sedang Yazid dalam keadaan sedang berpuasa. {Abu Burdah} berkata padanya; Aku sering mendengar {Abu Musa} berkata; Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya seorang hamba yang muslim apabila ia dalam keadaan sakit atau sedang mengadakan perjalanan (safar), maka baginya tertulis pahala sebagaimana yang ia perbuat di waktu sehat dan mukimnya sedang tidak bepergian.” Muhammad yaitu Ibnu Yazid berkata; “Allah akan menuliskan baginya sebagaimana yang ia telah lakukan sewaktu ia bermukim dan sehat wal afiat.”