Telah menceritakan kepada kami {Yunus} dan {‘Affan} berkata; Telah bercerita kepada kami {Hammad} dari {Ayyub} dari {Abu Qilabah} dari {Abu Asma`} dari {Tsauban}, -saya mengetahui bahwa Tsauban memarfu’kan hadits-. Tsauban berkata seraya memarfu’kannya kepada Nabi saw., beliau bersabda; “Orang yang menjenguk orang sakit berada dalam dinding surga.” Ibnu Mahdi tidak ragu (dengan hadits ini).
Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin ‘Ubaid} telah bercerita kepada kami {Muhammad bin ‘Utsman} dari {Al ‘Abbas bin ‘Abdur Rahman} dari {‘Abdur Rahman bin Yazid} telah bercerita kepadaku {Tsauban}, pelayan Rasulullah saw. berkata; Rasulullah saw. bersabda; “Barangsiapa menjamin satu hal untukku maka aku akan menjamin surga baginya.” Tsauban berkata; ‘Aku wahai Rasulullah’. Rasulullah saw. bersabda; “Jangan meminta-minta apa pun pada orang.” Saat Tsauban naik kendaraan dan cambuknya jatuh, ia tidak meminta kepada siapapun dengan mengatakan; Ambilkan. Hingga ia turun dan mengambilnya sendiri.
Telah menceritakan kepada kami {‘Abdur Rahman bin Mahdi} telah bercerita kepada kami {Hammad bin Zaid} dari {Ayyub} dari {Abu Qilabah} dari {Abu Asma`} dari {Tsauban} berkata; Rasulullah saw. bersabda; “Dinar terbaik adalah yang dinafkahkan seseorang kepada orang-orang yang menjadi tanggungannya, kemudian untuk dirinya, kemudian untuk sabilillah, kemudian untuk sahabat-sahabatnya di jalan Allah.” Berkata Abu Qilabah; diawal-mulai dari orang-orang yang menjadi tanggungannya. Berkata Sulaiman bin Harb dan ia tidak memarfu’kannya; Dinar yang dibelanjakan seseorang untuk kendaraannya dijalan Allah.
Telah menceritakan kepada kami {‘Ali bin ‘Ashim} dari {Khalid} dari {Abu Qilabah} dari {Abu Asma`} dari {Tsauban}, ia berkata; Rasulullah saw. bersabda; “Seorang muslim bila menjenguk saudaranya sesama muslim akan senantiasa berada dalam dinding surga hingga ia kembali.”
Telah menceritakan kepada kami {Abu Ishaq Ath Thalaqani} telah bercerita kepada kami {‘Abdullah bin Al Mubarak} dari {Al Awza’i} telah bercerita kepadaku {Abu ‘Ammar} telah bercerita kepadaku {Abu Asma` Ar Rahabi} telah bercerita kepadaku {Tsauban} berkata; Bila hendak beranjak dari shalat, Rasulullah saw. beristighfar tiga kali lalu bersabda; Ya Allah! Engkau Maha Selamat, dariMu-lah keselamatan, Maha Berbarokah Engkau wahai Pemilik Keagungan dan Kemuliaan.”
Telah menceritakan kepada kami {‘Affan} telah bercerita kepada kami {Hammam} dari {Qotadah} dari {Salim} dari {Ma’dan} dari {Tsauban} bahwa Nabi saw. bersabda; “Aku berada ditengah-tengah telagaku pada hari kiamat, aku mencegahnya dari orang-orang untuk penduduk Yaman dan aku memukul mereka dengan tongkatku hingga mereka tercegah.” Dikatakan kepada Nabi saw.; Seberapa luasnya? Nabi saw. bersabda; “Dari tempatku ini hingga Oman, dua saluran air memasokinya dan mengairinya.”
Telah menceritakan kepada kami {Abu Al Mughiroh} telah bercerita kepada kami {Al Awza’i} telah bercerita kepadaku {Yahya bin Abu Katsir} dari {Abu Qilabah} dari {Abu Asma` Ar Rohabi} dari {Tsauban}, pelayan Rasulullah saw. berkata; Rasulullah saw. melintasi seseorang berbekam di Baqi pada malam kedelapan belas Romadhon lalu beliau bersabda; “Orang yang berbekam dan yang dibekam sama-sama telah batal puasanya.”
Telah menceritakan kepada kami {Abu Al Mughiroh} telah bercerita kepada kami {Al Awza’i} telah bercerita kepada kami {Al Walid bin Hisyam} telah bercerita kepadaku {Ma’dan} berkata; Aku berkata kepada {Tsauban} pelayan Nabi saw.; Ceritakan kepada kami suatu hadits yang dengannya Allah memanfaatkanku. Ia berkata; Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda; “Tidaklah seorang hamba bersujud untuk Allah sekali melainkan dengannya Allah mengangkat satu derajat dan menghapus satu kesalahannya.”
Telah menceritakan kepada kami {Al Hakam bin Nafi’} telah bercerita kepada kami {Ibnu ‘Ayyasy} dari {Yahya bin Al Harits Adz Dzimari} dari {Abu Asma` Ar Rahabi} dari {Tsauban} dari Nabi saw. bersabda; “Barangsiapa puasa Ramadhan maka itu sebulan dikali sepuluh bulan, dan puasa enam hari setelah romadhon itulah penggenap puasa setahun.”
Telah menceritakan kepada kami {‘Abdur Razzaq} telah mengabarkan kepada kami {Sufyan} dari {Abdullah bin ‘Isa} dari {‘Abdullah bin Abu Al Ja’d Al Asyja’i} dari {Tsauban} pelayan Rasulullah saw. dan ia memarfu’kan hadits ini pada Nabi saw., beliau bersabda; “Tidak ada yang menolak takdir kecuali doa, tidak ada yang menambahi usia kecuali kebaikan dan seorang hamba benar-benar terhalang dari rizki karena dosa yang dilakukannya.”