Telah menceritakan kepada kami {‘Ali bin ‘Ayyasy} dan {‘Ishom bin Khalid} berkata; Telah bercerita kepada kami {Hariz bin ‘Utsman} dari {‘Abdur Rahman bin Maisarah} dari {Tsauban} dari Nabi saw., beliau bersabda; “Berisiqomahlah niscaya kalian beruntung, sebaik-baik amalan kalian adalah shalat dan tidak akan ada yang memelihara wudhu selain orang mu`min.” ‘Ishom berkata (dengan redaksi); Tidak ada yang memelihara.
Telah menceritakan kepada kami {Al Hakam bin Nafi’} telah bercerita kepada kami {Isma’il bin ‘Ayyasy} dari {Habib bin Shalih} dari {Yazid bin Syuraih Al Hadhrami} dari {Abu Hayy, juru adzan} dari {Tsauban} dari Rasulullah saw. bahwa beliau bersabda; “Tidak halal bagi seorang muslim untuk melihat bagian dalam rumah seseorang hingga minta izin, bila ia melihat berarti ia telah masuk, jangan seseorang mengimami suatu kaum lalu mengkhususkan doa untuk dirinya sendiri tanpa menyertakan mereka, bila melakukan hal itu berarti ia telah berkhianat, jangan shalat dalam keadaan menahan buang air hingga meringankannya.” Telah bercerita kepada kami {‘Abdul Jabbar bin Muhammad Al Khaththabi} telah bercerita kepada kami {Baqiyyah} dari {Habib bin Shalih} dari {Yazid bin Syuraih} lalu menyebutkan makna hadits dengan sanadnya.
Telah menceritakan kepada kami {Al Hakam bin Nafi’} telah bercerita kepada kami {Isma’il bin ‘Ayyasy} dari {‘Ubaidullah bin ‘Ubaid Al Kala’i} dari {Zuhair} dari {‘Abdur Rahman bin Jubair} dari {ayahnya -Jubair bin Nufair-} dari {Tsauban} dari Nabi saw. bahwa beliau bersabda; “Setiap lupa ada dua sujudnya setelah salam.”
Telah menceritakan kepada kami {Abu Al Yaman} telah bercerita kepada kami {Isma’il bin ‘Ayyasy} dari {Dhomdhom bin Zur’ah}, {Syuraih bin ‘Ubaid} berkata; Tsauban sakit di Himsh, disana ada ‘Abdullah bin Qurth Al Azdi ia tidak menjenguknya. Seseorang dari kabilah Kala’i menjenguknya lalu Tsauban bertanya padanya; Bisa menulis? Orang itu menjawab; Ya. Tsauban berkata; Tulislah. Ia menulis; Untuk pemimpin ‘Abdullah bin Qurth dari Tsauban, pelayan Rasulullah saw. Amma ba’du, sesungguhnya bila Musa dan ‘Isa memiliki pelayan di hadapanmu, pasti kau menjenguknya. Lalu ia melipat surat dan berkata; Maukah kau menyampaikan padanya? Orang itu menjawab; Ya. Orang itu pergi dengan membawa surat dari Tsauban lalu diserahkan kepada ‘Abdullah. Saat ‘Abdullah membacanya, ia berdiri seraya kaget. Orang-orang berkata; Ada apa dengannya, apa terjadi sesuatu? ‘Abdullah kemudian mendatangi Tsauban hingga masuk dan menjenguknya. Ia duduk didekat Tsauban sesaat kemudian berdiri lalu {Tsauban} menarik selendangnya dan berkata; Duduklah, akan aku sampaikan padamu suatu hadits yang saya dengar dari Rasulullah saw. Aku mendengar beliau bersabda; Akan masuk surga tujuhpuluh ribu dari ummatku tanpa hisab dan adzab, setiap seribunya bersama tujuhpuluh ribu.”
Telah menceritakan kepada kami {Al Hasan bin Sawwar} telah bercerita kepada kami {Laits bin Sa’ad} dari {Mu’awiyah} dari {‘Utbah Abu Umaiyyah Ad Diamsyiqi} dari {Abu Sallam Al Aswad} dari {Tsauban} bahwa ia berkata; Saya melihat Rasulullah saw. wudhu, beliau membasuh dua sepatu, tudung kepala kemudian selendang.
Telah menceritakan kepada kami {‘Ali bin ‘Abdullah bin Ja’far} telah bercerita kepada kami {‘Abdul Malik bin ‘Abdullah bin ‘Utsman} telah bercerita kepada kami {Yazid bin Zurai’} dari {Sa’id bin Abu ‘Urubah} dari {Qotadah} dari {Salim bin Abu Al Ja’d} dari {Ma’dan bin Abu Thalhah} dari {Tsauban} dari Nabi saw. bersabda; “Barangsiapa yang meminta sesuatu yang sebenarnya tidak diperlukan, sesuatu itu akan ada diwajahnya pada hari kiamat.”
Telah menceritakan kepada kami {Zaid bin Al Hubab} telah bercerita kepada kami {Mu’awiyah bin Shalih} telah bercerita kepadaku {Abu Az Zahiriyyah} dari {Jubair bin Nufair} dari {Tsauban}, pelayan Rasulullah saw. berkata; Rasulullah saw. menyembelih hewan kurban lalu bersabda; “Hai Tsauban! Bersihkan daging kambing ini.” Berkata Tsauban; Saya terus memakannya hingga tiba di Madinah.
Telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Harun} telah mengabarkan kepada kami {‘Ashim Al Ahwal} dari {‘Abdullah bin Zaid Abu Qilabah} dari {Abu Al Asy’ats Ash Shon’ani} dari {Abu Asma` Ar Rohabi} dari {Tsauban} dari Nabi saw. bersabda; “Barangsiapa menjenguk orang sakit, ia senantiasa berada dalam khurfah (buhan-buahan) surga.” Dikatakan pada beliau; Apa itu khurfah? Beliau menjawab; “Buah-buahan.”
Telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Harun} dan {Abu An Nadhr} keduanya berkata; Telah bercerita kepada kami {Ibnu Abi Dzi`b} dari {Muhammad bin Qais} dari {‘Abdur Rahman bin Mu’awiyah} dari {Tsauban}, pelayan Rasulullah saw. berkata; Rasulullah saw. bersabda; “Barangsiapa menerima suatu hal dariku, aku akan memberinya surga.” Tsauban berkata; Saya wahai Rasulullah. Rasulullah saw. bersabda; “Jangan meminta-minta apa pun pada orang.” Saat Tsauban naik kendaraan dan cambuknya jatuh, ia tidak berkata pada siapa pun; Ambilkan. Hingga ia turun dan mengambilnya sendiri. Telah bercerita kepada kami {Yazid} telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Ishaq} dari {Al ‘Abbas bin ‘Abdur Rahman bin Mina`} dari {‘Abdur Rahman bin Yazid bin Mu’awiyah} dari {Tsauban} bekata; Rasulullah saw. bersabda; “Barangsiapa menjamin satu hal dariku, aku menjamin surga baginyan.” Lalu ia menyebutkan maknanya.
Telah menceritakan kepada kami {Rauh} telah bercerita kepada kami {Marzuq Abu ‘Abdullah Asy Syami} telah bercerita kepada kami {Sa’id} -salah satu penduduk Syam- telah bercerita kepada kami {Tsauban} dari Nabi saw. bersabda; “Bila salah seorang diantara kalian terserang demam, dan demam adalah bagian dari neraka, hendaklah dipadamkan dengan air dingin dan hendaklah mendatangi sungai yang airnya mengalir dan mengucapkan; Dengan nama Allah, ya Allah! Sembuhkan hambaMu dan benarkan rasulMu. Setelah shalat shubuh sebelum matahari terbit kemudian merendam diri selam tiga kali dalam tiga hari. Bila belum sembuh pada hari ketiga maka pada hari kelima. Bila belum sembuh pada hari kelima maka pada hari ke tujuh. Bila belum sembuh pada hari ketujuh maka pada hari ke sembilan karena sesungguhnya demam itu tidak sampai sembilan hari dengan izin Allah ‘Azzawajalla.”