Musnad Ahmad

×

مسند أحمد

Musnad Ahmad

Musnad Ahmad | Hadits No. : 21005

Kitab 12 : Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Mu’adz bin Jabal ra.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَنَا سُفْيَانُ عَنِ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي وَائِلٍ عَنْ مَسْرُوقٍ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ قَالَبَعَثَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى الْيَمَنِ فَأَمَرَهُ أَنْ يَأْخُذَ مِنْ كُلِّ ثَلَاثِينَ مِنْ الْبَقَرِ تَبِيعًا أَوْ تَبِيعَةً وَمِنْ كُلِّ أَرْبَعِينَ مُسِنَّةً وَمِنْ كُلِّ حَالِمٍ دِينَارًا أَوْ عِدْلَهُ مَعَافِرَ

Telah bercerita kepada kami {‘Abdur Razzaq} telah bercerita kepada kami {Sufyan} dari {Al A’masy} dari {Abu Wa`il} dari {Masruq} dari {Mu’adz bin Jabal}, ia berkata; Nabi saw. mengutusnya ke Yaman kemudian memerintahkannya untuk memungut zakat satu tabi’ atau tabi’ah untuk setiap tigapuluh ekor sapi, satu musinnah untuk setiap empatpuluh ekor sapi dan satu dinar untuk setiap orang yang sudah baligh atau senilai baju Ma’afir.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 21006

Kitab 12 : Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Mu’adz bin Jabal ra.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَنْبَأَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ قَالَ سُلَيْمَانُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا مَالِكُ بْنُ يَخَامِرَ أَنَّ مُعَاذَ بْنَ جَبَلٍ حَدَّثَهُمْ أَنَّهُسَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ قَاتَلَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ مِنْ رَجُلٍ مُسْلِمٍ فُوَاقَ نَاقَتِهِ وَجَبَتْ لَهُ الْجَنَّةُ وَمَنْ سَأَلَ اللَّهَ الْقَتْلَ مِنْ عِنْدِ نَفْسِهِ صَادِقًا ثُمَّ مَاتَ أَوْ قُتِلَ فَلَهُ أَجْرُ شَهِيدٍ وَمَنْ جُرِحَ جُرْحًا فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَوْ نُكِبَ نَكْبَةً فَإِنَّهَا تَجِيءُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ كَأَغَذِّ مَا كَانَتْ لَوْنُهَا كَالزَّعْفَرَانِ وَرِيحُهَا كَالْمِسْكِ وَمَنْ جُرِحَ جُرْحًا فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَعَلَيْهِ طَابَعُ الشُّهَدَاءِقَالَ أَبِي و قَالَ حَجَّاجٌ وَرَوْحٌ كَأَغَزِّ وَقَالَ عَبْدُ الرَّزَّاقِ كَأَغَرِّ وَهَذَا الصَّوَابُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

Telah bercerita kepada kami {‘Abdur Razzaq} telah memberitakan kepada kami {Ibnu Juraij}, berkata {Salman bin Musa} telah bercerita kepada kami {Malik bin Yakhamir} bahwa {Mu’adz bin Jabal} bercerita kepada mereka sesungguhnya ia mendengar Rasulullah saw. bersabda; “Siapa pun dari seorang muslim yang tidur siang dijalan Allah seukuran lamanya memeras unta sapi maka wajiblah surga baginya, barangsiapa meminta terbunuh kepada Allah dengan tulus dari hatinya kemudian mati atau dibunuh maka ia mendapatkan pahala syahid, barangsiapa terluka dijalan Allah atau terluka hingga berdarah maka darahnya akan datang pada hari kiamat dengan mengucur deras, warnanya seperti za’faran dan baunya seperti kasturi dan barangsiapa terluka dijalan Allah maka ia mendapatkan cap syuhada`.” Berkata bapakku; {Hajjaj} dan {Rouh} menyebutkan: “Seperti duri”. Berkata ‘Abdur Razzaq; seperti paling putih. Dan insya Allah ini yang benar.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 21007

Kitab 12 : Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Mu’adz bin Jabal ra.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَنَا مَعْمَرٌ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ حُمَيْدِ بْنِ هِلَالٍ الْعَدَوِيِّ عَنْ أَبِي بُرْدَةَ قَالَقَدِمَ عَلَى أَبِي مُوسَى مُعَاذُ بْنُ جَبَلٍ بِالْيَمَنِ فَإِذَا رَجُلٌ عِنْدَهُ قَالَ مَا هَذَا قَالَ رَجُلٌ كَانَ يَهُودِيًّا فَأَسْلَمَ ثُمَّ تَهَوَّدَ وَنَحْنُ نُرِيدُهُ عَلَى الْإِسْلَامِ مُنْذُ قَالَ أَحْسَبُهُ شَهْرَيْنِ فَقَالَ وَاللَّهِ لَا أَقْعُدُ حَتَّى تَضْرِبُوا عُنُقَهُ فَضُرِبَتْ عُنُقُهُ فَقَالَ قَضَى اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَنَّ مَنْ رَجَعَ عَنْ دَيْنِهِ فَاقْتُلُوهُ أَوْ قَالَ مَنْ بَدَّلَ دَيْنَهُ فَاقْتُلُوهُ

Telah bercerita kepada kami {‘Abdur Razzaq} telah memberitakan kepada kami {Ma’mar} dari {Ayyub} dari {Humaid bin Hilal Al ‘Adawi} dari {Abu Burdah}, ia berkata; Mu’adz bin Jabal mendatangi Abu Musa di Yaman, sedang seseorang berada di dekatnya. Muadz berkata; Siapa dia? Abu Musa menjawab; Seseorang yang dulunya Yahudi kemudian masuk Islam lalu kembali menjadi Yahudi lagi, kami menginginkannya tetap memeluk Islam sejak dua bulan saya tahan. Berkata Mu’adz; ‘Demi Allah aku tidak akan singgah sebelum kau memenggal lehernya.’ Kemudian orang itu pun dipenggal lehernya, kemudian {Mu’adz} berkata; ‘Allah dan rasulNya menetapkan, barangsiapa yang meninggalkan agamanya maka bunuhlah dia.’ Atau berkata; ‘Barangsiapa yang merubah agamanya maka bunuhlah dia.’

Musnad Ahmad | Hadits No. : 21008

Kitab 12 : Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Mu’adz bin Jabal ra.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنْ عَاصِمِ بْنِ أَبِي النَّجُودِ عَنْ أَبِي وَائِلٍ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ قَالَكُنْتُ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَفَرٍ فَأَصْبَحْتُ يَوْمًا قَرِيبًا مِنْهُ وَنَحْنُ نَسِيرُ فَقُلْتُ يَا نَبِيَّ اللَّهِ أَخْبِرْنِي بِعَمَلٍ يُدْخِلُنِي الْجَنَّةَ وَيُبَاعِدُنِي مِنْ النَّارِ قَالَ لَقَدْ سَأَلْتَ عَنْ عَظِيمٍ وَإِنَّهُ لَيَسِيرٌ عَلَى مَنْ يَسَّرَهُ اللَّهُ عَلَيْهِ تَعْبُدُ اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا وَتُقِيمُ الصَّلَاةَ وَتُؤْتِي الزَّكَاةَ وَتَصُومُ رَمَضَانَ وَتَحُجُّ الْبَيْتَ ثُمَّ قَالَ أَلَا أَدُلُّكَ عَلَى أَبْوَابِ الْخَيْرِ الصَّوْمُ جُنَّةٌ وَالصَّدَقَةُ تُطْفِئُ الْخَطِيئَةَ وَصَلَاةُ الرَّجُلِ فِي جَوْفِ اللَّيْلِ ثُمَّ قَرَأَ قَوْلَهُ تَعَالَى{ تَتَجَافَى جُنُوبُهُمْ عَنْ الْمَضَاجِعِ حَتَّى بَلَغَ يَعْمَلُونَ }ثُمَّ قَالَ أَلَا أُخْبِرُكَ بِرَأْسِ الْأَمْرِ وَعَمُودِهِ وَذُرْوَةِ سَنَامِهِ فَقُلْتُ بَلَى يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ رَأْسُ الْأَمْرِ وَعَمُودُهُ الصَّلَاةُ وَذِرْوَةُ سَنَامِهِ الْجِهَادُ ثُمَّ قَالَ أَلَا أُخْبِرُكَ بِمِلَاكِ ذَلِكَ كُلِّهِ فَقُلْتُ لَهُ بَلَى يَا نَبِيَّ اللَّهِ فَأَخَذَ بِلِسَانِهِ فَقَالَ كُفَّ عَلَيْكَ هَذَا فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَإِنَّا لَمُؤَاخَذُونَ بِمَا نَتَكَلَّمُ بِهِ فَقَالَ ثَكِلَتْكَ أُمُّكَ يَا مُعَاذُ وَهَلْ يَكُبُّ النَّاسَ عَلَى وُجُوهِهِمْ فِي النَّارِ أَوْ قَالَ عَلَى مَنَاخِرِهِمْ إِلَّا حَصَائِدُ أَلْسِنَتِهِمْ

Telah bercerita kepada kami {‘Abdur Razzaq} telah memberitakan kepada kami {Ma’mar} dari {‘Ashim bin Abu An Najud} dari {Abu Wa`il} dari {Mu’adz bin Jabal}, ia berkata; Saya pernah membonceng Nabi saw. dalam suatu perjalanan, kemudian pada suatu pagi hari saya mendekat beliau saat kami tengah berjalan, lalu saya berkata; Wahai Rasulullah! Beritahukanlah suatu amalan yang bisa memasukkanku ke surga dan menjauhkanku dari neraka. Rasulullah saw. bersabda; “Engkau telah menanyakan sesuatu yang agung, itu amatlah mudah bagi yang diberi kemudahan oleh Allah; engkau menyembahNya dan tidak menyekutukanNya dengan apa pun, engkau mendirikan shalat, menunaikan zakat, puasa ramadhan, haji ke baitullah.” Selanjutnya Rasulullah saw. bersabda; “Maukah engkau aku tunjukan pintu-pintu kebaikan; puasa adalah perisai, sedekah menghapus kesalahan, shalat ditengah malam kemudian membaca firman Allah subhanahu wata’ala, ‘Lambung-lambung mereka jauh dari tempat tidur’ hingga ‘Yang mereka kerjakan.’ Kemudian Rasulullah saw. bersabda; “Maukah kau aku beritahukan pokok, sendi dan puncaknya suatu hal? ‘ saya menjawab; Ya, wahai nabi Allah. Kemudian Rasulullah saw. memegang lisan beliau dan bersabda; Tahanlah ini. Kemudian saya bertanya; Wahai Rasulullah! Sesungguhnya kami akan dihukum karena hal yang kami bicarakan? Rasulullah saw. bersabda; “Celaka kau hai Mu’adz, tidaklah orang-orang ditelungkupkan diatas wajahnya di neraka -atau Rasulullah saw. bersabda; “Diatas hidung mereka- melainkan karena hasil lisan-lisan mereka?.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 21009

Kitab 12 : Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Mu’adz bin Jabal ra.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ سَعِيدٍ الْجُرَيْرِيِّ عَنْ أَبِي الْوَرْدِ يَعْنِي ابْنَ ثُمَامَةَ ح وَيَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَنَا الْجُرَيْرِيُّ عَنْ أَبِي الْوَرْدِ بْنِ ثُمَامَةَ جَمِيعًا عَنِ اللَّجْلَاجِ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ قَالَمَرَّ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِرَجُلٍ وَهُوَ يَقُولُ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الصَّبْرَ فَقَالَ قَدْ سَأَلْتَ الْبَلَاءَ فَسَلْ اللَّهَ الْعَافِيَةَ قَالَ وَمَرَّ بِرَجُلٍ يَقُولُ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ تَمَامَ النِّعْمَةِ قَالَ يَا ابْنَ آدَمَ أَتَدْرِي مَا تَمَامُ النِّعْمَةِ قَالَ دَعْوَةٌ دَعَوْتُ بِهَا أَرْجُو بِهَا الْخَيْرَ قَالَ فَإِنَّ تَمَامَ النِّعْمَةِ فَوْزٌ مِنْ النَّارِ وَدُخُولُ الْجَنَّةِقَالَ أَبِي لَوْ لَمْ يَرْوِ الْجُرَيْرِيُّ إِلَّا هَذَا الْحَدِيثَ كَانَ

Telah bercerita kepada kami {‘Abdur Razzaq} telah bercerita kepada kami {Sufyan} dari {Sa’id Al Jurairi} dari {Abu Al Ward bin Tsumamah}. Dan {Yazid bin Harun} (juga menyebutkan) Telah memberitakan kepada kami {Al Jurairi} dari {Abu Al Ward bin Tsumamah} dari {Al Lajlaj} dari {Mu’adz bin Jabal}, ia berkata; Nabi saw. melintasi seseorang, ia berdoa; Ya Allah! Sesungguhnya aku meminta kesabaran kepadaMu. Rasulullah saw. bersabda; “Kau telah meminta bencana, mintalah keselamatan pada Allah.” Kemudian Nabi saw. melintasi seseorang, ia berdoa; Ya Allah! Sesungguhnya aku meminta kesempurnaan nikmat padaMu. Rasulullah saw. bersabda; “Hai anak cucu Adam! Tahukah kamu apa itu kesempurnaan nikmat?” orang itu menjawab; Doa yang aku panjatkan, dengannya saya berharap kebaikan. Rasulullah saw. bersabda; “Sesungguhnya kesempurnaan nikmat adalah selamat dari neraka dan masuk surga.” Berkata ayah saya; Andai Al Jurairi hanya meriwayatkan hadits ini tentulah sudah cukup.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 21010

Kitab 12 : Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Mu’adz bin Jabal ra.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ وَابْنُ بَكْرٍ قَالَا أَنْبَأَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ قَالَ أَخْبَرَنِي عَمْرُو بْنُ دِينَارٍ أَنَّ طَاوُسًا أَخْبَرَهُ أَنَّ مُعَاذَ بْنَ جَبَلٍ قَالَلَسْتُ آخُذُ فِي أَوْقَاصِ الْبَقَرِ شَيْئًا حَتَّى آتِيَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَإِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمْ يَأْمُرْنِي فِيهَا بِشَيْءٍ قَالَ ابْنُ بَكْرٍ لَسْتُ بِآخِذٍ فِي الْأَوْقَاصِ

Telah bercerita kepada kami {‘Abdur Razzaq} dan {Ibnu Bakr}, keduanya berkata; Telah memberitakan kepada kami {Ibnu Juraij}, ia berkata; Telah memberitakan kepada kami {‘Amr bin Dinar} bahwa {Thawus} telah memberikan kabar kepadanya bahwa {Mu’adz bin Jabal} berkata; Saya tidak memungut zakat sapi sama sekali (yang kurang dari tigapuluh ekor) kemudian saya mendatangi Rasulullah saw., beliau tidak memerintahkanku saya sekali untuk itu. Berkata Ibnu Bakr; Saya tidak memungut zakat (sapi yang kurang dari tigapuluh ekor).

Musnad Ahmad | Hadits No. : 21011

Kitab 12 : Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Mu’adz bin Jabal ra.

حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَمْرٍو عَنْ طَاوُسٍأُتِيَ مُعَاذٌ بِوَقَصِ الْبَقَرِ وَالْعَسَلِ فَقَالَ لَمْ يَأْمُرْنِي النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِيهِمَا بِشَيْءٍقَالَ سُفْيَانُ الْأَوْقَاصُ مَا دُونَ الثَّلَاثِينَ

Telah bercerita kepada kami {Sufyan} dari {‘Amr} dari {Thawus}; Zakat sapi (yang belum mencapai tigapuluh ekor) dan madu dibawa ke hadapan {Mu’adz} kemudian ia berkata; Nabi saw. tidak memerintahkanku sama sekali (memungut zakat) keduanya. Berkata Sufyan; Awqash adalah sesuatu yang kurang dari tiga puluh.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 21367

Kitab 13 : Sisa Musnad Sahabat Anshar

Bab : Dan dari Hadits Tsauban ra.

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَكْرٍ أَخْبَرَنَا مَيْمُونٌ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبَّادٍ عَنْ ثَوْبَانَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ الْعَبْدَ لَيَلْتَمِسُ مَرْضَاةَ اللَّهِ وَلَا يَزَالُ بِذَلِكَ فَيَقُولُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ لِجِبْرِيلَ إِنَّ فُلَانًا عَبْدِي يَلْتَمِسُ أَنْ يُرْضِيَنِي أَلَا وَإِنَّ رَحْمَتِي عَلَيْهِ فَيَقُولُ جِبْرِيلُ رَحْمَةُ اللَّهِ عَلَى فُلَانٍ وَيَقُولُهَا حَمَلَةُ الْعَرْشِ وَيَقُولُهَا مَنْ حَوْلَهُمْ حَتَّى يَقُولَهَا أَهْلُ السَّمَوَاتِ السَّبْعِ ثُمَّ تَهْبِطُ لَهُ إِلَى الْأَرْضِ

Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Bakr} telah mengabarkan kepada kami {Maimun} telah bercerita kepada kami {Muhammad bin ‘Abbad} dari {Tsauban} dari Nabi saw. bersabda; “Jika seorang hamba benar-benar mencari ridha Allah dan senantiasa seperti itu, maka Allah ‘Azzawajalla berfirman kepada Jibril; ‘Fulan hambaKu mencari ridhaKu, ingat! rahmatKu bersamanya.’ Lalu Jibril berkata; Rahmat Allah bersama si fulan. Para malaikat pemikul ‘arsy juga mengucapkan seperti itu, para malaikat sekeliling mereka juga mendoakan seperti ini dan malaikat-malaikat penghuni ketujuh langit yang ada disekitarnya juga tidak luput mendoakannya kemudian mereka turun ke bumi untuknya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 21368

Kitab 13 : Sisa Musnad Sahabat Anshar

Bab : Dan dari Hadits Tsauban ra.

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَكْرٍ حَدَّثَنَا مَيْمُونٌ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبَّادٍ عَنْ ثَوْبَانَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تُؤْذُوا عِبَادَ اللَّهِ وَلَا تُعَيِّرُوهُمْ وَلَا تَطْلُبُوا عَوْرَاتِهِمْ فَإِنَّهُ مَنْ طَلَبَ عَوْرَةَ أَخِيهِ الْمُسْلِمِ طَلَبَ اللَّهُ عَوْرَتَهُ حَتَّى يَفْضَحَهُ فِي بَيْتِهِ

Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Bakr} telah bercerita kepada kami {Maimun} telah bercerita kepada kami {Muhammad bin ‘Abbad} dari {Tsauban} dari Nabi saw. bersabda; “Janganlah kalian menyakiti hamba-hamba Allah, jangan mencela mereka dan jangan mencari-cari aib mereka karena barangsiapa yang mencari-cari aib saudaranya sesama muslim maka Allah akan mencari-cari aibnya hingga membeberkannya di dalam rumahnya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 21369

Kitab 13 : Sisa Musnad Sahabat Anshar

Bab : Dan dari Hadits Tsauban ra.

حَدَّثَنَا يُونُسُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ يَعْنِي ابْنَ زَيْدٍ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَبِي أَسْمَاءَ عَنْ ثَوْبَانَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَزَالُ طَائِفَةٌ مِنْ أُمَّتِي عَلَى الْحَقِّ ظَاهِرِينَ لَا يَضُرُّهُمْ مَنْ خَذَلَهُمْ حَتَّى يَأْتِيَ أَمْرُ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ

Telah menceritakan kepada kami {Yunus} telah bercerita kepada kami {Hammad bin Zaid} dari {Ayyub} dari {Abu Qilabah} dari {Abu Asma`} dari {Tsauban} berkata; Rasulullah saw. bersabda; “Sekelompok dari ummatku akan senantiasa diatas kebenaran seraya menang, tidaklah orang yang menentang mereka membahayakan mereka hingga utusan Allah ‘Azzawajalla datang.”