Telah menceritakan kepada kami {‘Abdul Wahhab Al Khaffaf} telah menceritakan kepada kami {Khalid} dari {Abu Qilabah} dari {Abu Asma`} dari {Tsauban} dari Nabi saw. bersabda; “Seorang muslim bila menjenguk saudaranya, ia berada dalam buah-buahan surga hingga ia kembali.”
Telah menceritakan kepada kami {‘Abdul Wahhab} telah menceritakan kepada kami {Sa’id} dari {Qatadah} dari {Salim bin Abu Al Ja’d Al Ghothofani} dari {Ma’dan bin Abu Thalhah Al Ya’muri} dari {Tsauban} pelayan Rasulullah saw., ia berkata; Dari Nabi saw. bahwa beliau bersabda; “Aku berada di tanah lapang telagaku pada hari kiamat, aku mempertahankannya dari orang-orang untuk penduduk Yaman dan aku memukul mereka dengan tongkatku hingga mereka tercegah.” Dikatakan kepada Nabi saw.; Seberapa luasnya? Nabi saw. bersabda; “Dari tempatku ini hingga Oman, ” beliau ditanya tentang airnya, beliau bersabda; “Lebih putih dari susu, lebih manis dari madu, dua saluran air mengalirinya dan keduanya membentang dari surga, salah satunya dari emas dan lainnya dari perak.” Telah menceritakan kepada kami {‘Abdul Wahhab} telah menceritakan kepada kami {Hisyam bin ‘Abdullah} dari {Qatadah} dari {Salim} dari {Ma’dan} dari {Tsauban} dari Nabi saw., hadits senada.
Perawi berkata; Telah menceritakan kepadaku {Hasan bin Musa} dan {Husain bin Muhammad} keduanya berkata; Telah menceritakan kepada kami {Syaiban} dari {Yahya bin Abu Katsir} berkata; Telah menceritakan kepadaku {Abu Qilabah Al Jarmi} bahwa Yahya telah memberi khabar kepadanya Abu Qilabah bahwa Syaddad bin Aus saat berjalan bersama Rasulullah saw. di Baqi’, beliau melintasi seseorang sedang berbekam, lalu beliau bersabda; “Orang yang berbekam dan yang dibekam berarti telah batal puasanya.”
Telah menceritakan kepada kami {Hasan bin Musa} dan {Husain bin Muhammad} keduanya berkata; Telah menceritakan kepada kami {Syaiban} dari {Yahya} berkata; Telah mengabarkan kepadaku {Abu Qilabah} bahwa {Abu Asma` Ar Rohabi} telah menceritakan kepadanya bahwa {Tsauban} pelayan Rasulullah saw. telah memberi khabar padanya bahwa ia mendengar Nabi saw. bersabda; “Orang yang berbekam dan yang dibekam berarti telah batal puasanya.”
Telah menceritakan kepada kami {Hasan bin Musa} telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Salamah} dari {‘Ashim Al Ahwal} dari {Abu Qilabah} dari {Abu Al Asy’ats Ash Shan’ani} dari {Abu Asma` Ar Rohabi} dari {Tsauban} berkata; Rasulullah saw. bersabda; ” Bila seorang muslim menjenguk saudaranya, sesungguhnya ia berjalan dalam buah-buahan surga hingga ia kembali.”
Telah menceritakan kepada kami {‘Affan} telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Zaid} telah menceritakan kepada kami {Ayyub} dari {Abu Qilabah} dari {Abu Asma`} dari {Tsauban} berkata; Rasulullah saw. bersabda; “Sesungguhnya Allah menghimpun bumi untukku -atau bersabda; “Sesungguhnya Rabbku menghimpun bumi untukku- lalu aku melihat timur dan baratnya dan kerajaan ummatku akan mencapai batas yang dihimpun untukku, aku diberi dua harta simpanan; merah dan putih, aku meminta Rabbku untuk ummatku agar tidak binasa oleh musim paceklik yang berkepanjangan, agar Allah tidak memberi kesempatan musuh menguasai mereka dan merebut kerajaannya selain karena diri mereka sendiri sekalipun mereka telah berkumpul di segala penjurunya, hingga mereka sendirilah yang satu sama lain saling menawan dan menghancurkan. Sesungguhnya yang aku khawatirkan atas ummatku adalah pemimpin-pemimpin yang menyesatkan, bila pedang telah diletakkan ditengah-tengah ummatku, tidak akan dihilangkan dari mereka hingga hari kiamat, kiamat tidak terjadi hingga kabilah-kabilah dari ummatku menyusul kaum musyrikin, dan hingga kabilah-kabilah dari ummatku menyembah patung-patung.”
Telah menceritakan kepada kami {‘Affan} telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Zaid} ia mengimlakkan pada kami; Telah menceritakan kepada kami {Ayyub} dari {Abu Qilabah} dari {Abu Asma`} dari {Tsauban}, bahwa Rasulullah saw. bersabda; “Dinar terbaik adalah dinar yang dinafkahkan seseorang untuk orang-orang yang menjadi tanggungannya, dinar yang dinafkahkan untuk kendaraannya dijalan Allah.” Abu Qilabah berkata; Berbuat baik terhadap orang-orang yang menjadi tanggungannya. Perawi berkata; Siapa yang lebih besar pahalanya dari orang yang memberi nafkah untuk anak-anak kecil yang menjadi tanggungannya yang dengannya Allah menjaga mereka (dari perbuatan dosa dan sifat-sifat tercela).”
Telah menceritakan kepada kami {‘Affan} telah menceritakan kepada kami {Aban} telah menceritakan kepada kami {Qatadah} dari {Salim bin Abu Al Ja’d} dari {Ma’dan bin Abu Thalhah} dari {Tsauban}, bahwa Rasulullah saw. bersabda; “Barangsiapa mengikuti jenazah ia mendapat pahala satu qirath, barangsiapa menyaksikan pemakamannya, ia mendapatkan dua qirath.” Dikatakan; Apa itu dua qirath? Rasulullah saw. bersabda; “Yang terkecil dari keduanya seperti gunung Uhud.”
Telah menceritakan kepada kami {‘Abdul Wahhab Al Khaffaf}, ia berkata; {Sa’id} ditanya tentang orang yang mengikuti jenazah, apa pahalanya. Lalu ia memberi khabar kepada kami dari {Qatadah} dari {Salim bin Abu Al Ja’d} dari {Ma’dan bin Abu Thalhah} dari {Tsauban} pelayan Rasulullah saw., bahwa Nabi saw. bersabda; “Barangsiapa menshalati jenazah ia mendapat satu qirath, dan bila menyaksikan pemakamannya, ia mendapatkan dua qirath.” Nabi saw. ditanya tentang qirath tersebut, beliau bersabda; “Seperti gunung Uhud.”
Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Yazid bin Abu Ziyad} dari {‘Isa bin Fa`id} dari {seseorang} dari {Sa’ad bin ‘Ubadah} dari Nabi saw. bahwa beliau bersabda; “Tidaklah seorang yang memimpin sepuluh orang melainkan akan mendatangi Allah Azzawajalla dalam keadaan terbelenggu pada hari kiamat, tidak ada yang melepaskannya kecuali keadilan dan tidaklah seseorang mempelajari Al Quran kemudian melupakannnya melainkan akan bertemu Allah dalam keadaan buntung tangannya.”