Musnad Ahmad

×

مسند أحمد

Musnad Ahmad

Musnad Ahmad | Hadits No. : 22504

Kitab 13 : Sisa Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Mu’aqib ra.

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا الدَّسْتُوَائِيُّ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ أَبِي سَلَمْةَ عَنْ مُعَيْقِيبٍ قَالَذَكَرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَسْحَ فِي الْمَسْجِدِ يَعْنِي الْحَصَى فَقَالَ إِنْ كُنْتَ لَا بُدَّ فَاعِلًا فَوَاحِدَةً

Telah bercerita kepada kami {Waki’} telah bercerita kepada kami {Ad Dustuwa`i} dari {Yahya bin Abu Katsir} dari {Abu Salamah} dari {Mu’aiqib} berkata: nabi saw. menyebutkan tentang membasuh kantong kemaluan dimasjid, beliau bersabda: “Bila kau tidak bisa tidak melakukannya maka sekali saja.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 22505

Kitab 13 : Sisa Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Mu’aqib ra.

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا هِشَامٌ حَدَّثَنِي يَحْيَى بْنُ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ حَدَّثَنِي مُعَيْقِيبٌ قَالَقِيلَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَسْحُ فِي الْمَسْجِدِ يَعْنِي الْحَصَى فَقَالَ إِنْ كُنْتَ لَا بُدَّ فَاعِلًا فَوَاحِدَةً

Telah bercerita kepada kami {Yahya bin Sa’id} telah bercerita kepada kami {Hisyam} telah bercerita kepadaku {Yahya bin Abu Katsir} dari {Abu Salamah} telah bercerita kepadaku {Mu’aiqib} berkata: Dikatakan kepada nabi saw. tentang membasuh kantong kemaluan dimasjid, beliau bersabda: “Bila kau tidak bisa tidak melakukannya maka sekali saja.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 22506

Kitab 13 : Sisa Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Mu’aqib ra.

حَدَّثَنَا خَلَفُ بْنُ الْوَلِيدِ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ بْنُ عُتْبَةَ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ مُعَيْقِيبٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَيْلٌ لِلْأَعْقَابِ مِنْ النَّارِ

Telah bercerita kepada kami {Khalaf bin Al Walid} telah bercerita kepada kami {Ayyub bin ‘Utbah} dari {Yahya bin Abu Katsir} dari {Abu Salamah} dari {Mu’aiqib} berkata: Rasulullah saw. bersabda: “Celakalah tumit-tumit (yang tidak tersentuh air, merupakan bagian) dari neraka.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 22854

Kitab 13 : Sisa Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits ‘Auf bin Malik Al Asyja’I Al Anshari ra.

حَدَّثَنَا زَكَرِيَّا بْنُ عَدِيٍّ قَالَ أَنْبَأَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عَمْرٍو الرُّقِّيُّ عَنْ إِسْحَاقَ بْنِ رَاشِدٍ عَنْ عَبْدِ الْحَمِيدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ زَيْدِ بْنِ الْخَطَّابِ عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ قَالَأَتَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِتَبُوكَ مِنْ آخِرِ السَّحَرِ وَهُوَ فِي فُسْطَاطٍ أَوْ قَالَ قُبَّةٍ مِنْ أَدَمٍ قَالَ فَسَأَلْتُ ثُمَّ اسْتَأْذَنْتُ فَقُلْتُ أَدْخُلُ فَقَالَ ادْخُلْ قُلْتُ كُلِّي قَالَ كُلُّكَ قَالَ فَدَخَلْتُ وَإِذَا هُوَ يَتَوَضَّأُ وُضُوءًا مَكِيثًا

Telah bercerita kepada kami {Zakariya bin ‘Adi} berkata: Telah memberitakan kepada kami {‘Ubaidullah bin ‘Amru Ar Ruqqqi} dari {Ishaq bin Rasyid} dari {‘Abdul Hamid bin ‘Abdur Rahman bin Zaid bin Al Khaththab} dari {‘Auf bin Malik} berkata: Aku mendatangi Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wa sallam di Tabuk di akhir waktu sahur, beliau berada di tenda -atau ia berkata: di kubah dari kulit. Aku bertanya lalu meminta izin, aku berkata: Bolehkah saya masuk. Beliau bersabda: Masuklah. Aku bertanya: Saya secara keseluruhan? Beliau bersabda: Kamu secara keseluruhan. Aku masuk dan beliau tengah berwudhu dengan tenang.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 22855

Kitab 13 : Sisa Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits ‘Auf bin Malik Al Asyja’I Al Anshari ra.

حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ سَوَّارٍ قَالَ حَدَّثَنَا لَيْثٌ عَنْ مُعَاوِيَةَ عَنْ عَمْرِو بْنِ قَيْسٍ الْكِنْدِيِّ أَنَّهُ سَمِعَ عَاصِمَ بْنَ حُمَيْدٍ يَقُولُ سَمِعْتُ عَوْفَ بْنَ مَالِكٍ يَقُولُقُمْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَبَدَأَ فَاسْتَاكَ ثُمَّ تَوَضَّأَ ثُمَّ قَامَ يُصَلِّي وَقُمْتُ مَعَهُ فَبَدَأَ فَاسْتَفْتَحَ الْبَقَرَةَ لَا يَمُرُّ بِآيَةِ رَحْمَةٍ إِلَّا وَقَفَ فَسَأَلَ وَلَا يَمُرُّ بِآيَةِ عَذَابٍ إِلَّا وَقَفَ يَتَعَوَّذُ ثُمَّ رَكَعَ فَمَكَثَ رَاكِعًا بِقَدْرِ قِيَامِهِ يَقُولُ فِي رُكُوعِهِ سُبْحَانَ ذِي الْجَبَرُوتِ وَالْمَلَكُوتِ وَالْكِبْرِيَاءِ وَالْعَظَمَةِ ثُمَّ قَرَأَ آلَ عِمْرَانَ ثُمَّ سُورَةً فَفَعَلَ مِثْلَ ذَلِكَ

Telah bercerita kepada kami {Al Hasan bin Sawwar} berkata: Telah bercerita kepada kami {Laits} dari {Mu’awiyah} dari {‘Amru bin Qais Al Kindi} ia mendengar {‘Ashim bin Humaid} berkata: Aku mendengar {‘Auf bin Malik} berkata; Aku berdiri bersama Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wa sallam, beliau memulai lalu beliau bersiwak kemudian wudhu, setelah itu beliau shalat, aku berdiri bersama beliau, beliau memulai lalu membuka surat Al Baqarah, tidaklah beliau melintasi ayat rahmat melainkan beliau berhenti lalu meminta dan tidaklah melintasi ayat adzab melainkan beliau berhenti lalu meminta perlindungan diri, setelah itu beliau ruku’ lalu diam dalam keadaan ruku’ seukuran lamanya saat berdiri, saat ruku’ beliau membaca: SUBHAANA DZIL JABARUUT WAL MALAKUUT WAL KIBRIYAA` WAL ‘ADLAMAH. Setelah itu beliau membaca Aali ‘Imraan kemudian satu surat lain, lalu beliau melakukan seperti itu.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 22856

Kitab 13 : Sisa Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits ‘Auf bin Malik Al Asyja’I Al Anshari ra.

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ إِسْحَاقَ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ اللَّهِ قَالَ أَخْبَرَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ يَزِيدَ بْنِ جَابِرٍ قَالَ حَدَّثَنِي زُرَيْقٌ مَوْلَى بَنِي فَزَارَةَ عَنْ مُسْلِمِ بْنِ قَرَظَةَ وَكَانَ ابْنَ عَمِّ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ سَمِعْتُ عَوْفَ بْنَ مَالِكٍ يَقولُسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ خِيَارُ أَئِمَّتِكُمْ مَنْ تُحِبُّونَهُمْ وَيُحِبُّونَكُمْ وَتُصَلُّونَ عَلَيْهِمْ وَيُصَلُّونَ عَلَيْكُمْ وَشِرَارُ أَئِمَّتِكُمْ الَّذِينَ تُبْغِضُونَهُمْ وَيُبْغِضُونَكُمْ وَتَلْعَنُونَهُمْ وَيَلْعَنُونَكُمْ قُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ أَفَلَا نُنَابِذُهُمْ عِنْدَ ذَلِكَ قَالَ لَا مَا أَقَامُوا لَكُمْ الصَّلَاةَ أَلَا وَمَنْ وُلِّيَ عَلَيْهِ أَمِيرٌ وَالٍ فَرَآهُ يَأْتِي شَيْئًا مِنْ مَعْصِيَةِ اللَّهِ فَلْيُنْكِرْ مَا يَأْتِي مِنْ مَعْصِيَةِ اللَّهِ وَلَا يَنْزِعَنَّ يَدًا مِنْ طَاعَةٍ

Telah bercerita kepada kami {‘Ali bin Ishaq} berkata: Telah memberitakan kepada kami {‘Abdullah} berkata: Telah mengkhabarkan kepadaku {‘Abdur Rahman bin Yazid bin Jabir} berkata: Telah bercerita kepadaku {Zuraiq, budak Bani Fazarah} dari {Muslim bin Qarazhah, keponakan ‘Auf bin Malik} berkata: Aku mendengar {‘Auf bin Malik} berkata: Aku mendengar Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Pemimpin-pemimpin kalian yang terbaik adalah pemimpin yang kalian sukai dan mereka menyukai kalian, kalian mendoakan mereka dan mereka mendoakan kalian dan pemimpin-pemimpin kalian yang terburuk adalah mereka yang kau benci dan mereka membenci kalian, kalian melaknat mereka dan mereka melaknat kalian.” Kami bertanya: Bolehkan kami menentang mereka saat itu? Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Tidak, selama mereka menegakkan shalat. Ingatlah, siapa pun yang dipimpin oleh seorang pemimpin lalu ia melihatnya melakukan suatu kemaksiatan terhadap Allah, hendaklah ia memungkiri kemaksiatan yang dilakukannya dan jangan sekali-kali menarik tangan untuk tidak taat.” (Jangan membelot, pent.)

Musnad Ahmad | Hadits No. : 22857

Kitab 13 : Sisa Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits ‘Auf bin Malik Al Asyja’I Al Anshari ra.

حَدَّثَنَا حَيْوَةُ قَالَ أَنْبَأَنَا بَقِيَّةُ بْنُ الْوَلِيدِ قَالَ حَدَّثَنِي بَحِيرُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ خَالِدِ بْنِ مَعْدَانَ عَنْ جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّهُ قَالَإِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَامَ فِي أَصْحَابِهِ فَقَالَ الْفَقْرَ تَخَافُونَ أَوْ الْعَوَزَ أَوَتُهِمُّكُمْ الدُّنْيَا فَإِنَّ اللَّهَ فَاتِحٌ لَكُمْ أَرْضَ فَارِسَ وَالرُّومِ وَتُصَبُّ عَلَيْكُمْ الدُّنْيَا صَبًّا حَتَّى لَا يُزِيغُكُمْ بَعْدِي إِنْ أَزَاغَكُمْ إِلَّا هِيَ

Telah bercerita kepada kami {Haiwah} berkata: telah memberitakan kepada kami {Baqiyah bin Al Walid} berkata: Telah bercerita kepadaku {Bahir bin Sa’ad} dari {Khalid bin Ma’dan} dari {Jubair bin Nufair} dari {‘Auf bin Malik} berkata: Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wa sallam berdiri di tengan-tengah para sahabat lalu bersabda: “Kemiskinan kalian takuti atau kefakiran atau dunia mencemaskan kalian, sesungguhnya Allah akan menaklukkan kawasan Persia dan Romawi untuk kalian dan dunia akan dituangkan pada kalian dengan derasnya hingga tidak ada yang menyesatkan kalian sepeninggalku nanti bila menyesatkan kalian kecuali dia (dunia).”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 22858

Kitab 13 : Sisa Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits ‘Auf bin Malik Al Asyja’I Al Anshari ra.

حَدَّثَنَا حَيْوَةُ بْنُ شُرَيْحٍ وَإِبْرَاهِيمُ بْنُ أَبِي الْعَبَّاسِ قَالَا حَدَّثَنَا بَقِيَّةُ قَالَ حَدَّثَنِي بَحِيرُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ خَالِدِ بْنِ مَعْدَانَ عَنْ سَيْفٍ عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّهُ حَدَّثَهُمْأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَضَى بَيْنَ رَجُلَيْنِ فَقَالَ الْمَقْضِيُّ عَلَيْهِ لَمَّا أَدْبَرَ حَسْبِيَ اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رُدُّوا عَلَيَّ الرَّجُلَ فَقَالَ مَا قُلْتَ قَالَ قُلْتُ حَسْبِيَ اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ يَلُومُ عَلَى الْعَجْزِ وَلَكِنْ عَلَيْكَ بِالْكَيْسِ فَإِذَا غَلَبَكَ أَمْرٌ فَقُلْ حَسْبِيَ اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ

Telah bercerita kepada kami {Haiwah bin Syuraih} dan {Ibrahim bin Abu Al ‘Abbas} berkata: Telah bercerita kepada kami {Baqiyyah} berkata: telah bercerita kepadaku {Bahir bin Sa’ad} dari {Khalid bin Ma’dan} dari {Saif} dari {‘Auf bin Malik} ia bercerita kepada mereka bahwa nabi Shallalahu ‘alaihi wa sallam memutuskan perkara antara dua orang, orang yang diputuskan kalah berkata saat beranjak: HASBIYALLAAHH WA NI’MAL WAKIIL. Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Bawa kemari orang itu.” Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wa sallam bertanya: “Apa yang kau ucapkan?” orang itu menjawab: HASBIYALLAAHH WA NI’MAL WAKIIL. Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya Allah mencela kelamahan tapi hendaklah kamu bersikap cerdas, bila sesuatu mengalahkanku, ucapkanlah: HASBIYALLAAHH WA NI’MAL WAKIIL.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 22859

Kitab 13 : Sisa Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits ‘Auf bin Malik Al Asyja’I Al Anshari ra.

حَدَّثَنَا أَبُو الْمُغِيرَةِ قَالَ حَدَّثَنَا صَفْوَانُ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ قَالَانْطَلَقَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمًا وَأَنَا مَعَهُ حَتَّى دَخَلْنَا كَنِيسَةَ الْيَهُودِ بِالْمَدِينَةِ يَوْمَ عِيدٍ لَهُمْ فَكَرِهُوا دُخُولَنَا عَلَيْهِمْ فَقَالَ لَهُمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا مَعْشَرَ الْيَهُودِ أَرُونِي اثْنَيْ عَشَرَ رَجُلًا يَشْهَدُونَ أَنَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ يُحْبِطْ اللَّهُ عَنْ كُلِّ يَهُودِيٍّ تَحْتَ أَدِيمِ السَّمَاءِ الْغَضَبَ الَّذِي غَضِبَ عَلَيْهِ قَالَ فَأَسْكَتُوا مَا أَجَابَهُ مِنْهُمْ أَحَدٌ ثُمَّ رَدَّ عَلَيْهِمْ فَلَمْ يُجِبْهُ أَحَدٌ ثُمَّ ثَلَّثَ فَلَمْ يُجِبْهُ أَحَدٌ فَقَالَ أَبَيْتُمْ فَوَاللَّهِ إِنِّي لَأَنَا الْحَاشِرُ وَأَنَا الْعَاقِبُ وَأَنَا النَّبِيُّ الْمُصْطَفَى آمَنْتُمْ أَوْ كَذَّبْتُمْ ثُمَّ انْصَرَفَ وَأَنَا مَعَهُ حَتَّى إِذَا كِدْنَا أَنْ نَخْرُجَ نَادَى رَجُلٌ مِنْ خَلْفِنَا كَمَا أَنْتَ يَا مُحَمَّدُ قَالَ فَأَقْبَلَ فَقَالَ ذَلِكَ الرَّجُلُ أَيَّ رَجُلٍ تَعْلَمُونَ فِيكُمْ يَا مَعْشَرَ الْيَهُودِ قَالُوا وَاللَّهِ مَا نَعْلَمُ أَنَّهُ كَانَ فِينَا رَجُلٌ أَعْلَمُ بِكِتَابِ اللَّهِ مِنْكَ وَلَا أَفْقَهُ مِنْكَ وَلَا مِنْ أَبِيكَ قَبْلَكَ وَلَا مِنْ جَدِّكَ قَبْلَ أَبِيكَ قَالَ فَإِنِّي أَشْهَدُ لَهُ بِاللَّهِ أَنَّهُ نَبِيُّ اللَّهِ الَّذِي تَجِدُونَهُ فِي التَّوْرَاةِ قَالُوا كَذَبْتَ ثُمَّ رَدُّوا عَلَيْهِ قَوْلَهُ وَقَالُوا فِيهِ شَرًّا قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَذَبْتُمْ لَنْ يُقْبَلَ قَوْلُكُمْ أَمَّا آنِفًا فَتُثْنُونَ عَلَيْهِ مِنْ الْخَيْرِ مَا أَثْنَيْتُمْ وَلَمَّا آمَنَ كَذَّبْتُمُوهُ وَقُلْتُمْ فِيهِ مَا قُلْتُمْ فَلَنْ يُقْبَلَ قَوْلُكُمْ قَالَ فَخَرَجْنَا وَنَحْنُ ثَلَاثَةٌ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَلَامٍ وَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ فِيهِ{ قُلْ أَرَأَيْتُمْ إِنْ كَانَ مِنْ عِنْدِ اللَّهِ وَكَفَرْتُمْ بِهِ وَشَهِدَ شَاهِدٌ مِنْ بَنِي إِسْرَائِيلَ عَلَى مِثْلِهِ فَآمَنَ وَاسْتَكْبَرْتُمْ إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ }

Telah bercerita kepada kami {Abu Al Mughirah} berkata: telah bercerita kepada kami {Shafwan} berkata: Telah bercerita kepada kami {‘Abdur Rahman bin Jubair bin Nufair} dari {ayahnya} dari {‘Auf bin Malik} berkata: Pada suatu hari nabi Shallalahu ‘alaihi wa sallam pergi dan aku bersama beliau hingga kami memasuki gereja Yahudi di Madinah di hari raya mereka, mereka tidak menyukai kami memasuki mereka lalu Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada mereka: “Wahai sekalian orang-orang yahudi, beritahukanlah padaku dua belas orang yahudi yang bersaksi bahwa tidak ada ilah (yang haq) kecuali Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah niscaya Allah akan menggugurkan kemurkaan yang ditimpakan dari setiap yahudi yang ada di bawah kolong langit!” mereka diam dan tidak ada seorang pun yang menjawab. Beliau mengulangi lagi tapi tidak ada yang menjawab, beliau mengulangi ke tiga kalinya tapi tidak ada juga yang menjawab, beliau bersabda: “Kalian enggan, demi Allah sesungguhnya aku adalah pengumpul, aku yang terakhir, aku nabi pilihan, kalian beriman atau pun mendustakan.” Setelah itu beliau pergi dan aku bersama beliau hingga hampir saja kami keluar lalu ada seseorang di belakang kami memanggil seraya berkata: Engkau benar wahai Muhammad. Lalu beliau menoleh dan bersabda: “Siapa pun orang itu kalian mengenalnya wahai sekalian orang-orang Yahudi.” Mereka berkata: Demi Allah, kami tidak mengetahui seorang pun diantara kami yang lebih mengetahui kitab Allah melebihimu, tidak ada yang lebih faham darimu, yang melebihi ayahmu dan juga kakekmu sebelum ayahmu. Orang itu berkata: Aku bersaksi untuknya atas nama Allah bahwa ia adalah anbi yang diutus Allah yang kalian temukan dalam Taurat. Mereka berkata: Kau berdusta. Mereka membantah pernyataan orag itu dan mereka mengatakan keburukan tentangnya. Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Kalian berdusta dan perkataan kalian tidak akan diterima, baru saja kalian memujinya dengan baik, saat ia beriman kalian mendustakannya dan kalian mengatakan seperti itu padanya, perkataan kalian tidak akan diterima.” Kami keluar dan kami berjumlah tiga orang; Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wa sallam, aku dan Abdullah bin Salam. Allah ‘azza wajalla menurunkan ayat berkenaan dengannya: “”Terangkanlah kepadaku, bagaimanakah pendapatmu jika Al Qur`an itu datang dari sisi Allah, padahal kamu mengingkarinya dan seorang saksi dari Bani Israil mengakui (kebenaran) yang serupa dengan (yang tersebut dalam) Al Qur`an lalu dia beriman, sedang kamu menyombongkan diri. Sesungguhnya Allah tiada memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.” (Al-Ahqaaf: 10)

Musnad Ahmad | Hadits No. : 22860

Kitab 13 : Sisa Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits ‘Auf bin Malik Al Asyja’I Al Anshari ra.

حَدَّثَنَا أَبُو الْمُغِيرَةِ قَالَ حَدَّثَنَا صَفْوَانُ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ الْأَشْجَعِيِّ قَالَأَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَلَّمْتُ عَلَيْهِ فَقَالَ عَوْفٌ فَقُلْتُ نَعَمْ فَقَالَ ادْخُلْ قَالَ قُلْتُ كُلِّي أَوْ بَعْضِي قَالَ بَلْ كُلُّكَ قَالَ يَا عَوْفُ اعْدُدْ سِتًّا بَيْنَ يَدَيْ السَّاعَةِ أَوَّلُهُنَّ مَوْتِي قَالَ فَاسْتَبْكَيْتُ حَتَّى جَعَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُسْكِتُنِي قَالَ قُلْتُ إِحْدَى وَالثَّانِيَةُ فَتْحُ بَيْتِ الْمَقْدِسِ قُلْتُ اثْنَيْنِ وَالثَّالِثَةُ مُوتَانٌ يَكُونُ فِي أُمَّتِي يَأْخُذُهُمْ مِثْلَ قُعَاصِ الْغَنَمِ قَالَ ثَلَاثًا وَالرَّابِعَةُ فِتْنَةٌ تَكُونُ فِي أُمَّتِي وَعَظَّمَهَا قُلْ أَرْبَعًا وَالْخَامِسَةُ يَفِيضُ الْمَالُ فِيكُمْ حَتَّى إِنَّ الرَّجُلَ لَيُعْطَى الْمِائَةَ دِينَارٍ فَيَتَسَخَّطُهَا قُلْ خَمْسًا وَالسَّادِسَةُ هُدْنَةٌ تَكُونُ بَيْنَكُمْ وَبَيْنَ بَنِي الْأَصْفَرِ فَيَسِيرُونَ إِلَيْكُمْ عَلَى ثَمَانِينَ غَايَةً قُلْتُ وَمَا الْغَايَةُ قَالَ الرَّايَةُ تَحْتَ كُلِّ رَايَةٍ اثْنَا عَشَرَ أَلْفًا فُسْطَاطُ الْمُسْلِمِينَ يَوْمَئِذٍ فِي أَرْضٍ يُقَالُ لَهَا الْغُوطَةُ فِي مَدِينَةٍ يُقَالُ لَهَا دِمَشْقُ

Telah bercerita kepada kami {Abu Al Mughirah} berkata: telah bercerita kepada kami {Shafwan} berkata: telah bercerita kepada kami {‘Abdur Rahman bin Jubair bin Nufair} dari {ayahnya} dari {‘Auf bin Malik} berkata: Aku mendatangi nabi Shallalahu ‘alaihi wa sallam, aku mengucapkan salam lalu ‘Auf berkata: Ya. Beliau bersabda: “Masuklah.” ‘Auf bertanya: Saya secera keseluruhan atau sebagaian?” Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Secara keseluruhan.” Beliau bersabda: “Hai ‘Auf, hitunglah enam hal yang ada di hadapan kiamat, yang pertama darinya adalah kematianku.” Aku menangis hingga Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wa sallam mendiamkanku. Aku berkata: Itu yang pertama. Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Yang kedua; ditaklukkannya Baitul Maqdis.” Aku berkata: Itu yang kedua. Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Yang ketiga; dua kematian yang ada di tengah-tengah ummatku yang menyerang mereka seperti kambing yang mati dengan cepat.” Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Itu yang ketiga dan yang keempat; fitnah yang ada di tengah-tengah ummaku -beliau membesarkannya, katakan: Itu yang keempat. Yang kelima; harta melimpah ruah di tengah-tengah kalian hingga seseorang diberi seratus dinar lalu ia memurkainya, katakan: Itu yang kelima, dan yang keenam; perjanjian yang ada diantara kalian dan Bani Ashfar, mereka berjalan mendatangi kalian dalam delapan puluh ghayah.” AKu bertanya: Apa itu Ghayah? Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Bendera, dibawah setiap bendera ada duabelas ribu bendera, tenda-tenda kaum muslimin saat itu berada di kawasan yang disebut Ghauthah di kota yang bernama Damaskus.”