Musnad Ahmad

×

مسند أحمد

Musnad Ahmad

Musnad Ahmad | Hadits No. : 6487

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin ‘Amru bin Al ‘Ash ra.

حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ يُوسُفَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنِ الْحَسَنِ بْنِ عَمْرٍو عَنِ ابْنِ مُسْلِمٍ قَالَ عَبْد اللَّهِ بْن أَحْمَد وَكَانَ فِي كِتَابِ أَبِي عَنْ الْحَسَنِ بْنِ مُسْلِمٍ فَضَرَبَ عَلَى الْحَسَنِ وَقَالَ عَنْ ابْنِ مُسْلِمٍ وَإِنَّمَا هُوَ مُحَمَّدُ بْنُ مُسْلِمٍ أَبُو الزُّبَيْرِ أَخْطَأَ الْأَزْرَقُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍوعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا رَأَيْتَ أُمَّتِي لَا يَقُولُونَ لِلظَّالِمِ مِنْهُمْ أَنْتَ ظَالِمٌ فَقَدْ تُوُدِّعَ مِنْهُمْ

Telah menceritakan kepada kami {Ishaq bin Yusuf} telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Al Hasan bin ‘Amru} dari {Ibnu Muslim}. -Abdullah bin Ahmad berkata: riwayat ini ada dalam buku bapakku dari Al Hasan bin Muslim dengan mencoret Al Hasan. Sehingga dia berkata; dari Ibnu Muslim namanya adalah Muhamamd bin Muslim Abu Az Zubair, Al Azroq telah keliru-, dari {Abdullah bin ‘Amru} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Jika engkau lihat umatku tidak berani mengucapan kepada orang yang zhalim di antara mereka; ‘kamu zhalim! ‘ maka ia adalah bagian dari mereka.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 6488

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin ‘Amru bin Al ‘Ash ra.

حَدَّثَنَا حَجَّاجُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ رَاشِدِ بْنِ يَحْيَى قَالَ أَبِي قَالَ حَسَنٌ الْأَشْيَبُ رَاشِدٌ أَبُو يَحْيَى الْمَعَافِرِيُّ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْحُبُلِيَّ عَنِ ابْنِ عَمْرٍو قَالَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا غَنِيمَةُ مَجَالِسِ الذِّكْرِ قَالَ غَنِيمَةُ مَجَالِسِ الذِّكْرِ الْجَنَّةُ

Telah menceritakan kepada kami {Hajjaj bin Muhammad} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} dari {Rasyid bin Yahya} dia berkata; bapakku berkata: {Hasan Al Asyyab} {Rasyid Abu Yahya Al Ma’arifi} berkata; bahwa ia mendengar {Abu Abdurrahman Al Hubuli} dari {Abdullah bin ‘Amru} berkata: Aku berkata; “Wahai Rasulullah, apa ghonimah dari majlis dzikir?” Beliau menjawab: “Ghonimah majlis dzikir adalah surga.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 6489

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin ‘Amru bin Al ‘Ash ra.

حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي ذِئْبٍ وَيَزِيدُ قَالَ أَخْبَرَنَا ابْنُ أَبِي ذِئْبٍ عَنِ الْحَارِثِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍوعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الرَّاشِيَ وَالْمُرْتَشِيَ قَالَ يَزِيدُ لَعْنَةُ اللَّهِ عَلَى الرَّاشِي وَالْمُرْتَشِي

Telah menceritakan kepada kami {Hajjaj} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abu Dzi`b} dari {Al Harits bin Abdurrahman} dari {Abu Salamah} dari {Abdullah bin ‘Amru} dari Nabi saw., dia berkata; “Rasulullah saw. malaknat pemberi suap dan penerima suap.” Dan {Yazid} berkata: “Laknat Allah bagi pemberi dan panerima suap.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 6490

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin ‘Amru bin Al ‘Ash ra.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ عَمْرٍو قَالَلَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الرَّاشِيَ وَالْمُرْتَشِيَ

(Masih dari jalur yang sama dengan hadits sebelumnya) telah menceritakan kepada kami {Abdul Malik bin ‘Amru}, dia berkata; “Rasulullah saw. melaknat pemberi dan penerima suap.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 6491

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin ‘Amru bin Al ‘Ash ra.

حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ أَخْبَرَنَا عَامِرٌ الْأَحْوَلُ عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا نَذْرَ لِابْنِ آدَمَ فِيمَا لَا يَمْلِكُ وَلَا عِتْقَ لِابْنِ آدَمَ فِيمَا لَا يَمْلِكُ وَلَا طَلَاقَ لَهُ فِيمَا لَا يَمْلِكُ وَلَا يَمِينَ فِيمَا لَا يَمْلِكُ

Telah menceritakan kepada kami {Husyaim} telah mengkhabarkan kepada kami {‘Amir Al Ahwal} dari {‘Amru bin Syu’aib} dari {bapaknya} dari {kakeknya}, dia berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Anak turun Adam tidak dibolehkan mengucapkan nadzar dengan sesuatu yang ia tidak sanggupi, tidak boleh membebaskan budak yang bukan miliknya, tidak boleh mencerai wanita yang bukan istrinya dan tidak boleh bersumpah dengan sesuatu yang ia tidak miliki.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 6492

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin ‘Amru bin Al ‘Ash ra.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ عَبْدِ الصَّمَدِ حَدَّثَنَا مَطَرٌ الْوَرَّاقُ عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِعَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يَجُوزُ طَلَاقٌ وَلَا بَيْعٌ وَلَا عِتْقٌ وَلَا وَفَاءُ نَذْرٍ فِيمَا لَا يَمْلِكُ

Telah menceritakan kepada kami {Abdul Aziz bin Abdu Ash Shomad} telah menceritakan kepada kami {Mathor Al Warroq} dari {‘Amru bin Syu’aib} dari {bapaknya} dari {kakeknya}, dari Rasulullah saw., beliau bersabda: “Tidak dibolehkan mencerai istri, menjual barang, membebaskan budak, atau memenuhi nadzar yang tidak ia miliki.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 6493

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin ‘Amru bin Al ‘Ash ra.

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَفَ عِنْدَ الْجَمْرَةِ الثَّانِيَةِ أَكْثَرَ مِمَّا وَقَفَ عِنْدَ الْجَمْرَةِ الْأُولَى ثُمَّ أَتَى جَمْرَةَ الْعَقَبَةِ فَرَمَاهَا وَلَمْ يَقِفْ عِنْدَهَا

Telah menceritakan kepada kami {Abu Mu’awiyah} telah menceritakan kepada kami {Hajjaj} dari {‘Amru bin Syu’aib} dari {bapaknya} dari {kakeknya}, ia berkata; bahwa Rasulullah saw. lebih lama berhenti di Jamroh Ats-Tsaniah daripada di Jamroh Al Ula, kemudian beliau mendatangi Jamroh Al Aqobah lalu melampar dan tidak berhenti di sana.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 6494

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin ‘Amru bin Al ‘Ash ra.

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ جُحَادَةَ حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ قَالَأَنَا رَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَنْفَتِلُ عَنْ يَمِينِهِ وَعَنْ شِمَالِهِ فِي الصَّلَاةِ وَيَشْرَبُ قَائِمًا وَقَاعِدًا وَيُصَلِّي حَافِيًا وَنَاعِلًا وَيَصُومُ فِي السَّفَرِ وَيُفْطِرُ

Telah menceritakan kepada kami {Isma’il bin Muhammad bin Hujadah} telah menceritakan kepada kami {Hajjaj} dari {‘Amru bin Syu’aib} dari {bapaknya} dari {kakeknya}, dia berkata; aku melihat Nabi saw. berpaling ke kanan dan terkadang ke kiri di waktu shalat, minum sambil berdiri dan terkadang sambil duduk, shalat dengan memakai sandal dan terkadang tanpa alas kaki, puasa di waktu safar dan terkadang berbuka.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 6495

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin ‘Amru bin Al ‘Ash ra.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مُحَمَّدٍ الْمُحَارِبِيُّ حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ عَمْرٍو عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا رَأَيْتَ أُمَّتِي تَهَابُ الظَّالِمَ أَنْ تَقُولَ لَهُ أَنْتَ ظَالِمٌ فَقَدْ تُوُدِّعَ مِنْهُمْ

Telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman bin Muhammad Al Muharibi} telah menceritakan kepada kami {Al Hasan bin ‘Amru} dari {Abu Az Zubair} dari {Abdullah bin ‘Amru}, dia berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Jika engkau lihat umatku tidak berani mengucapkan kepada orang yang zhalim, ‘engkau zhalim’ maka dia adalah bagian dari mereka.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 6496

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin ‘Amru bin Al ‘Ash ra.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ عَنِ الْحَسَنِ بْنِ عَمْرٍو الْفُقَيْمِيِّ عَنْ مُجَاهِدٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْسَ الْوَاصِلُ بِالْمُكَافِئِ وَلَكِنَّ الْوَاصِلَ مَنْ إِذَا قُطِعَتْ رَحِمُهُ وَصَلَهَا

Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah mengkhabarkan kepada kami {Sufyan} dari {Al Hasan bin ‘Amru Ats Tsaqofi} dari {Mujahid} dari {Abdullah bin ‘Amru}, dia berkata; Nabi saw. bersabda: “Bukanlah yang disebut sebagai penyambung tali kekerabatan itu al Mukafi` (jika orang berbuat baik ia baik, jika orang berbuat jahat ia membalas jahat), tetapi yang disebut sebagai penyambung tali kekerabatan adalah seseorang yang jika ia diputuskan ia menyambungnya kembali.”