Musnad Ahmad

×

مسند أحمد

Musnad Ahmad

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17907

Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah

Bab : Hadits Al Barra’ bin ‘Azib ra.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ قَالَ سَمِعْتُ عَمْرَو بْنَ مُرَّةَ أَوْ قَالَ حَدَّثَنَا عَن عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنِ الْبَرَاءِأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقْنُتْ فِي الصُّبْحِ وَالْمَغْرِبِقَالَ شُعْبَةُ مِثْلَهُ

Telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman} Telah menceritakan kepada kami {Sufyan} ia berkata, saya mendengar {Amru bin Murrah} atau ia mengatakan, ia telah menceritakan kepada kami dari {Abdurrahman bin Abu Laila} dari {Al Baraa`} bahwa Nabi saw. melakukan Qunuth pada saat shalat Subuh dan Maghrib. {Syu’bah} mengatakan semisalnya.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17908

Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah

Bab : Hadits Al Barra’ bin ‘Azib ra.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ عَن شُعْبَةَ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ قَالَ وَحَدَّثَنَا ابْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَن أَبِي إِسْحَاقَ أَنَّهُ سَمِعَ الْبَرَاءَ قَالَلَمَّا نَزَلَتْ لَا يَسْتَوِي الْقَاعِدُونَ مِنْ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ دَعَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَيْدًا فَجَاءَ بِكَتِفٍ وَكَتَبَهَا فَشَكَا ابْنُ أُمِّ مَكْتُومٍ ضَرَارَتَهُ فَنَزَلَتْ{ لَا يَسْتَوِي الْقَاعِدُونَ مِنْ الْمُؤْمِنِينَ غَيْرُ أُولِي الضَّرَرِ }

Telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman} dari {Syu’bah} dari {Abu Ishaq} dari {Al Baraa`} ia berkata, dan telah menceritakan kepada kami {Ibnu Ja’far} Telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Abu Ishaq} bahwa ia mendengar {Al Baraa`} berkata; Ketika turun ayat: “Tidaklah sama antara mukmin yang duduk (yang tidak ikut berperang) yang tidak mempunyai ‘uzur dengan orang-orang yang berjihad di jalan Allah.” (QS. Annisa’; 95).Rasulullah saw. memanggil Zaid, maka ia pun datang dengan membawa tulang lalu ia menulisnya. Kemudian Ibu Ummi Maktum mengadukan akan penyakit buta yang dideritanya, maka turunlah ayat, “Tidaklah sama antara mukmin yang duduk (yang tidak ikut berperang) yang tidak mempunyai ‘uzur.” (QS. Annisa’; 95).

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17909

Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah

Bab : Hadits Al Barra’ bin ‘Azib ra.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ وَابْنُ جَعْفَرٍ قَالَا حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَن أَبِي إِسْحَاقَ قَالَ سَمِعْتُ الْبَرَاءَ بْنَ عَازِبٍ يَقُولُأَوْصَى النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلًا إِذَا أَخَذَ مَضْجَعَهُ أَنْ يَقُولَ اللَّهُمَّ أَسْلَمْتُ نَفْسِي إِلَيْكَ وَوَجَّهْتُ وَجْهِي إِلَيْكَ وَفَوَّضْتُ أَمْرِي إِلَيْكَ وَأَلْجَأْتُ ظَهْرِي إِلَيْكَ رَغْبَةً وَرَهْبَةً إِلَيْكَ لَا مَلْجَأَ وَلَا مَنْجَا مِنْكَ إِلَّا إِلَيْكَ آمَنْتُ بِكِتَابِكَ الَّذِي أَنْزَلْتَ وَبِنَبِيِّكَ الَّذِي أَرْسَلْتَ فَإِنْ مَاتَ مَاتَ عَلَى الْفِطْرَةِحَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ وَابْنُ جَعْفَرٍ قَالَا حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ عَنْ سَعْدِ بْنِ عُبَيْدَةَ عَنِ الْبَرَاءِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِثْلَ ذَلِكَ قَالَ ابْنُ جَعْفَرٍ قَالَ شُعْبَةُ وَأَخْبَرَنِي عَنِ الْحَسَنِ عَن الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ بِمِثْلِ ذَلِكَ

Telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman} dan {Ibnu Ja’far} keduanya berkata, Telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Abu Ishaq} ia berkata, saya mendengar {Al Baraa` bin ‘Azib} berkata; Nabi saw. pernah berwasiat kepada seorang laki-laki bahwa, bila ia hendak tidur agar membaca: “ALLAHUMMA ASLAMTU NAFSI ILAIKA WA WAJJAHTU WAJHII ILAIKA FAWWADLTU AMRII ILAIKA WA ALJA`TU ZHAHRII ILAIKA RAGHBATAN WA RAHBATAN ILAIKA WA LAA MALJA`A WA LAA MANJA MINKA ILLAA ILAIKA `AAMANTU BIKITAABIKA ALLADZII ANZALTA WA NABIYYIKAL LADZI ARSALTA (Ya Allah, aku serahkan jiwaku pada-Mu, aku hadapkan wajahku kepada-Mu, aku menyerahkan urusanku kepada-Mu, aku sandarkan punggungku kepada-Mu, karena berharap (mendapatkan rahmat-Mu) dan takut (pada siksa-Mu, bila melakukan kesalahan). Tidak ada tempat perlindungan dan penyelamatan dari ancaman-Mu, kecuali kepada-Mu. Aku beriman pada kitab yang telah Engkau turunkan, dan (kebenaran) Nabi-Mu yang telah Engkau utus).” Jika ia meninggal, maka ia meninggal dalam keadaan memegang fithrah (agama Islam). Telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman} dan {Ibnu Ja’far} keduanya berkata, Telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Amru bin Murrah} dari {Sa’d bin Ubaid} dari {Al Baraa`} dari Nabi saw. semisal dengan itu. {Ibnu Ja’far} berkata, {Syu’bah} berkata, dan telah mengabarkan kepadaku {Al Hasan} dari {Al Baraa` bin ‘Azib} semisal dengan itu.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17910

Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah

Bab : Hadits Al Barra’ bin ‘Azib ra.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ عَن سُفْيَانَ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَن عَبْدِ اللَّهِ بْنِ يَزِيدَ قَالَ حَدَّثَنَا الْبَرَاءُ وَهُوَ غَيْرُ كَذُوبٍ قَالَكُنَّا إِذَا صَلَّيْنَا خَلْفَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَرَفَعَ رَأْسَهُ مِنْ الرُّكُوعِ لَمْ يَحْنِ رَجُلٌ مِنَّا ظَهْرَهُ حَتَّى يَسْجُدَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَنُسْجَدَ

Telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman} dari {Sufyan} dari {Abu Ishaq} dari {Abdullah bin Yazid} ia berkata, Telah menceritakan kepada kami {Al Baraa`} -dan ia bukanlah seorang pendusta- ia berkata; Jika kami shalat di belakang Rasulullah saw., saat beliau mengangkat kepalanya dari ruku’, maka tak seorang pun dari kami yang menundukkan punggungnya, sampai Nabi saw. sujud dan kami pun ikut sujud.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17911

Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah

Bab : Hadits Al Barra’ bin ‘Azib ra.

قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ عَمْرٍو قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَن الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا أَقْبَلَ مِنْ سَفَرٍ قَالَ آيِبُونَ تَائِبُونَ لِرَبِّنَا حَامِدُونَحَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ عَمْرٍو عَن شُعْبَةَ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الرَّبِيعِ بْنِ الْبَرَاءِ عَن أَبِيهِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ مِثْلَ ذَلِكَ

(Imam Ahmad) Berkata: Telah menceritakan kepada kami {Abdul Malik bin Amr} ia berkata, Telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Abu Ishaq} dari {Al Baraa` bin ‘Azib} bahwa, Saat Nabi saw. kembali dari bepergian, beliau membaca: “AAYIBUUN TAA`IBUUN ‘AABIDUUN LIRABBINAA HAAMIDUUN (Kami kebali dengan bertaubat, beribadah dan memuji Rabb kami).” Telah menceritakan kepada kami {Abdul Malik bin Amr} dari {Syu’bah} dari {Abu Ishaq} dari {Ar Rabi’ bin Al Baraa`} dari bapaknya, {Al Baraa` bin Azib}, semisal dengan hadits di atas.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17912

Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah

Bab : Hadits Al Barra’ bin ‘Azib ra.

حَدَّثَنَا أَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ أَخْبَرَنَا إِسْرَائِيلُ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَن عَبْدِ اللَّهِ بْنِ يَزِيدَ الْأَنْصَارِيِّ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا نَامَ وَضَعَ يَدَهُ الْيُمْنَى تَحْتَ خَدِّهِ وَقَالَ اللَّهُمَّ قِنِي عَذَابَكَ يَوْمَ تَبْعَثُ عِبَادَكَ

Telah menceritakan kepada kami {Aswad bin Amir} telah mengabarkan kepada kami {Isra`il} dari {Abu Ishaq} dari {Abdullah bin Yazid Al Anshari} dari {Al Baraa` bin ‘Azib} bahwa Jika Nabi saw. tidur, maka beliau meletakkan tangan kanannya di bawah pipinya dan membaca: “ALLAHUMMA QINII ‘ADZAABAKA YAUMA TAB’ATSU ‘IBAADAKA (Ya, Allah selamatkanlah aku dari adzab-Mu pada hari Engkau bangkitkan hamba-Mu).”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17913

Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah

Bab : Hadits Al Barra’ bin ‘Azib ra.

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ وَسُفْيَانُ عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنِ ابْنِ عَازِبٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَنَتَ فِي الْفَجْرِ

Telah menceritakan kepada kami {Waki’} Telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dan {Sufyan} dari {Amru bin Murrah} dari {Abdurrahman bin Abu Laila} dari {Ibnu Azib} bahwa Rasulullah saw. melakukan Qunut dalam shalat Subuh.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17914

Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah

Bab : Hadits Al Barra’ bin ‘Azib ra.

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ قَالَرَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الْخَنْدَقِ يَنْقُلُ التُّرَابَ وَقَدْ وَارَى التُّرَابُ شَعَرَ صَدْرِهِ

Telah menceritakan kepada kami {Waki’} Telah menceritakan kepada kami {Isra`il} dari {Abu Ishaq} dari {Al Baraa`} ia berkata; Pada hari Khandak, saya melihat Nabi saw. memindahkan tanah. Dan saat itu, rambut dadanya telah berlumuran tanah.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17915

Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah

Bab : Hadits Al Barra’ bin ‘Azib ra.

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ قَالَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُرَّةَ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجَمَ يَهُودِيًّا وَقَالَ اللَّهُمَّ إِنِّي أُشْهِدُكَ أَنِّي أَوَّلُ مَنْ أَحْيَا سُنَّةً قَدْ أَمَاتُوهَا

Telah menceritakan kepada kami {Waki’} ia berkata, Telah menceritakan kepada kami {Al A’masy} dari {Abdullah bin Murrah} dari {Al Baraa` bin ‘Azib} bahwa Nabi saw. pernah merajam seorang Yahudi dan beliau membaca: “ALLAHUMMA INNI USYHIDUKA ANNII AWWALU MAN AHYAA SUNNATAN QAD AMAATUUHAA (Ya Allah, saya persaksikan kepada-Mu, bahwa akulah yang pertama kali menghidupkan sunnah yang sebelumnya telah mereka matikan).”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17916

Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah

Bab : Hadits Al Barra’ bin ‘Azib ra.

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَن عَدِيِّ بْنِ ثَابِتٍ عَن الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَلَمَّا مَاتَ إِبْرَاهِيمُ ابْنُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ لَهُ مُرْضِعًا فِي الْجَنَّةِ

Telah menceritakan kepada kami {Waki’} ia berkata, Telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Adi bin Tsabit} dari {Al Baraa` bin ‘Azib} ia berkata; Ketika Ibrahim putera Nabi saw. meninggal, Rasulullah saw. bersabda: “Baginya telah ada orang yang akan menyusukannya.”