Telah menceritakan kepada kami {Hasan bin Musa} Telah menceritakan kepada kami {Zuhair} dari {Abu Ishaq} ia berkata, saya bertanya kepada Zaid bin Arqam, “Berapa kali Anda berperang bersama Rasulullah saw.?” ia menjawab, “Tujuh belas kali.” Dan telah menceritakan kepadaku {Zaid bin Arqam} bahwa Rasulullah saw. telah berperang sebanyak sembilan belas kali. Dan setelah beliau hijrah, beliau hanya melakukan haji sekali, yaitu haji wada’. Abu Ishaq berkata; Adapun ketika beliau di Makkah, itu lain lagi (maksudnya berkali-kali).
Telah menceritakan kepada kami {Hasan bin Musa} Telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Salamah} dari {Ali bin Zaid} dari {An Nadlr bin Anas} bahwa {Zaid bin Arqam} menulis surat kepada Anas bin Malik pada musim panas sebagai ta’ziyah untuk kematian anak dan kaumnya. Ia berkata; “Aku memberimu kabar gembira dari Allah ‘azza wajalla, saya mendengar Rasulullah saw. berdo’a: ‘ALLAHUMMAGHFIR LILANSHAAR WA LIABNAA`IL ANSHAAR WA LIABNAA`I ABNAA`IL ANSHAAR, WAGHFIR LI NISAA`IL ANSHAAR WA LI NISAA`I ABNAA`IL ANSHAAR, WA LI NISAA`I ABNAA`I ABNAA`IL ANSHAAR (Ya Allah, ampunilah kaum Anshar, anak-anak Anshar, anak cucu Anshar, dan ampunilah wanita-wanita Anshar, cucu wanita dari anak-anak Anshar dan para wanita dari cucu-cucu kaum Anshar.'”
Telah menceritakan kepada kami {Aswad bin Amir} Telah menceritakan kepada kami {Isra`il} dari {Abul A’la} ia berkata; Saya shalat Jenazah di belakang {Zaid bin Arqam}, ia pun bertakbir sebanyak lima kali takbir. Maka Abu Isa Abdurrahman bin Abu Laila beranjak ke arahnya dan memegang tangannya seraya bertanya, “Apakah Anda lupa?” ia menjawab, “Tidak. Akan tetapi saya pernah shalat di belakang Rasulullah saw., dan beliau bertakbir sebanyak lima kali, karena itu saya tidak akan menyelisihinya selama-lamanya.”
Telah menceritakan kepada kami {Aswad bin Amir} Telah menceritakan kepada kami {Syarik} dari {Utsman bin Abu Zur’ah} dari {Abu Salman Al Mudzdzin} ia berkata; Abu Sarihah meninggal dunia, maka {Zaid bin Arqam} pun menshalatinya dan membaca takbir sebanyak empat kali kemudian berkata, “Seperti inilah yang diperbuat oleh Rasulullah saw.”
Telah menceritakan kepada kami {Husain bin Muhamamd} dan {Abu Nu’aim Al Ma’na} keduanya berkata, Telah menceritakan kepada kami {Fithr} dari {Abu Ath Thufail} ia berkata; {Ali radliallahu ‘anhu} mengumpulkan orang-orang di tanah lapang kemudian berkata kepada mereka, “Saya menyumpah dengan nama Allah, atas setiap Muslim yang telah mendengar Rasulullah saw. bersabda pada hari Ghadir Khum, terhadap apa yang telah didengarnya.” Ketika ia berdiri, maka berdirilah tiga puluh orang dari mereka. Abu Nu’aim berkata; Kemudian berdirilah banyak orang dan memberikan kesaksian, yakni saat Rasulullah saw. memegang tangannya dan bersabda kepada manusia, “Bukankah kalian telah mengetahui, bahwa saya adalah lebih utama bagi kaum muslimin atas diri mereka sendiri?” para sahabat menjawab: “Benar.” Beliau bersabda: “Maka siapa saja yang aku menjadi walinya, maka Ali adalah walinya. Ya Allah, tolonglah orang yang menolongnya dan musuhilah orang yang memusuhinya?” sepertinya di dalam hatinya ada sesuatu yang mengganjal, maka saya pun menemui {Zaid bin Arqam} dan berkata kepadanya, “Saya mendengar Ali radliallahu ‘anhu berkata begini dan begitu.” Ia menjawab; “Kami tidaklah mengingkarinya, sungguh, saya telah mendengar Rasulullah saw. mengatakan hal itu kepadanya.”
Telah menceritakan kepada kami {Husain} Telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Amru bin Murrah} ia berkata, saya mendengar {Abu Hamzah} seorang laki-laki dari Anshar, ia berkata, saya mendengar {Zaid bin Arqam} berkata; “Yang pertama kali memeluk Islam bersama Rasulullah saw. adalah Ali radliallahu ‘anhu.” Amru berkata; Saya pun menuturkan hal itu kepada {Ibrahim}, dan ternyata ia mengingkarinya dan berkata, “(Yang benar adalah) Abu Bakar radliallahu ‘anhu.”
Telah menceritakan kepada kami {Husain} Telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} telah mengabarkan kepadaku {Amru bin Murrah} ia berkata, saya mendengar {Ibnu Abu Laila} menceritakan dari {Zaid bin Arqam} ia berkata; Jika kami mendatanginya, kami berkata, “Ceritakanlah kepada kami hadits dari Rasulullah saw.” ia berkata, “Usia kami telah lanjut, dan kami telah banyak lupa, sementara peringatan hadits dari Rasulullah saw. sangatlah keras.”
Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} Telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Amru bin Murrah} dari {Ibnu Abu Laila} ia berkata; Kami berkata kepada {Zaid bin Arqam}, “Ceritakanlah hadits Nabi saw. kepada kami.” Ia berkata, “Usia kami telah lanjut, dan kami telah banyak lupa, sementara peringatan hadits dari Rasulullah saw. sangatlah keras.”
Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} Telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Amru bin Murrah} dari {Abu Hamzah} dari {Zaid bin Arqam} ia berkata; “Yang pertama kali memeluk Islam bersama Rasulullah saw. adalah Ali bin Abu Thalib.” Maka saya pun menuturkan hal itu kepada {An Nakha’i}, namun ia mengingkarinya dan berkata, “Abu Bakar adalah orang yang pertama kali memeluk Islam bersama Rasulullah saw.”
Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Abu Bukair} Telah menceritakan kepada kami {Ibrahim bin Nafi’} ia berkata, saya mendengar {Amru bin Dinar} menyebutkan dari {Abu Minhal} bahwa Zaid bin Arqam dan Al Baraa` bin Azib Radiallahu ‘Anhum, dua orang yang saling berserikat. Kemudian mereka berdua membeli perak secara kontan dan nasi`ah (pembayarannya ditangguhkan hingga waktu tertentu). Maka hal itu pun sampai kepada Nabi saw., maka beliau memerintahkan keduanya bahwa yang dibayar secara kontan, maka boleh, sedangkan yang secara nasi`ah (ditangguhkan, bayar belakangan), kembalikanlah.